LUMAJANG, RINGSATU.Net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menerbitkan surat masa tanggap darurat bencana menyusul Rusaknya tanggul penahan banjir gunung Semeru di dusun Kebondili Desa Sumberwuluh Kecamatan Pronojiwo Lumajang, Selasa (13/5/2025).
Dalam surat tersebut masa tanggap darurat bencana ditetapkan selama 90 hari sejak 11 Mei sampai dengan 8 Agustus 2025.
Bupati Lumajang Indah Amperawati yang akrab disapa (Bunda indah)Mengharap pada warga sekitar Harus lebih waspada mengingat intensitas hujan sangat tinggi, warga dihimbau selalu mematuhi petugas yang ada di lapangan.
Masa tanggap darurat ini dilakukan untuk mempercepat penanganan kedaruratan infrastruktur didaerah aliran sungai Rojali, sebagai informasi panjang tanggul rusak di Dusun Kebondili Di Desa Sumberwuluh ini semakin meluas dari awalnya 300 meter, sekarang bertambah 500 meter dan tanggul yang terkikis semakin parah.
Akibatnya satu dusun yang di huni 82 KK ini atau sekitar 226 jiwa di Dusun Kebondili selatan terancam apabila banjir lahar dingin gunung Semeru sewaktu-waktu datang.
Sekretaris Desa Sumberwuluh Shamsul Aripin menjelaskan, kondisi kerusakan tanggul terbilang cukup parah, bahkan kalau tidak segera diperbaiki sangat mengancam keselamatan warga sekitar.
Selain menginginkan segera perbaikan tanggul Shamsul berharap pada pemerintah melakukan normalisasi di aliran sungai Regoyo, agar saat terjadi banjir lahar dingin air tidak sampai menabrak tanggul disisi Utara yang langsung berbatasan dengan pemukiman warga.












