Berita

Petik Tebu Manten pertanda Awal Dibukanya Giling PG Jatiroto Lumajang 2026

21
×

Petik Tebu Manten pertanda Awal Dibukanya Giling PG Jatiroto Lumajang 2026

Sebarkan artikel ini
IMG 20260505

LUMAJANG, RINGSATU.Net – Tradisi Petik tebu Manten Sudah menjadi Bagian awal mulanya akan dibukanya PG Jatiroto Lumajang berjalan meriah. Selasa 5/5/2026.

Dengan di awali bacaan Bismillahirrahmanirrahim :Insak Alloh dimudahkan,dilancarkan aman selamat bagi para pekerja dan peralatan,sukses dan hasilnya bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Sebagai tanda dimulainya persiapan giling tebu tersebut bisa berjalan dengan lancar, para karyawan juga diberi keselamatan hingga hasil giling pada tahun ini bisa sesuai dengan harapan kita bersama.

“Farid Budi Hariyanto selaku GM tebang Wilayah Lumajang Raya, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan permohonan kepada sang pencipta supaya diberi keselamatan dan kelancaran dalam proses penggilingan.

Dengan sesuai harapan semuga penggilingan tahun ini target akan kebutuhan gula lebih meningkat ketimbang tahun yang lalu.

“Selamatan petik Tebu Manten ini adalah sudah menjadi tradisi kita sebelum Dibukanya penggilingan, karena budaya dan seperti ini mesti digelar setiap tahunnya.

Dia pun berharap dengan trateginya bisa memberikan pelayanan terbaik kepada petani tebu.penggilingan di tahun 2026 ini sesuai dengan target,dan menghasilkan produksi gula yang berkualitas dan hasilnya sebanyak mungkin untuk mendukung program swasembada gula Nasional’, imbuhnya.

Agus Ananta PLT General manajer (GM) PG Jatiroto mewakili GM Fajar, Karena menjalankan panggilan ibadah Haji ke tanah suci menyampaikan, Alhamdulillah tahun ini kita bisa melaksanakan selamatan tradisi petik Tebu Manten sebagai tanda dibukanya musim giling tebu.

Dengan harapan kerjasama semua karyawan PG Jatiroto yang solid adalah kunci sukses musim giling tahun ini, pungkasnya.

Selanjutnya acara dilanjutkan penyerahan manten Tebu,di awali dari Farit Budi H,kepada Agus Ananta PLT GM Jatiroto untuk melemparkan tebu tersebut kepengilingan, selanjutnya ditutup dengan Istigosah.

Tinggalkan Balasan