Berita

Dana Swadaya Rp 294,4 Juta Pengusaha Tambak Menguap, Kepala Desa Lapa Laok Bungkam

90
×

Dana Swadaya Rp 294,4 Juta Pengusaha Tambak Menguap, Kepala Desa Lapa Laok Bungkam

Sebarkan artikel ini
FOTO: Ilustrasi Kapala Desa Lapa Laok, Imam Ghazali Tengah menerima segepok uang dari hasil swadaya pengusaha tambak
FOTO: Ilustrasi Kapala Desa Lapa Laok, Imam Ghazali Tengah menerima segepok uang dari hasil swadaya pengusaha tambak

SUMENEP, RINGSATU.Net – Kepala Desa Lapa Laok, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Imam Ghazali saat ini tengah menghadapi sorotan publik terkait penggunaan dana swadaya dari pengusaha tambak sebesar Rp 460 juta, Minggu (28/9/2025).

Dana tersebut terkumpul sejak tahun 2022 lalu untuk peningkatan jalan desa. Namun, diketahui realisasinya hanya mencapai Rp 165,6 juta pembangunan jalan Lapisan Penetrasi (Lapen) di Dusun Buraja.

Hingga kini sisa dana publik sebesar Rp 294,4 juta masih belum jelas keberadaannya.

Pengusaha tambak dan warga desa, yang diwakili oleh Sap, menuntut transparansi dan pertanggungjawaban atas penggunaan dana publik tersebut.

“Kami minta pertanggungjawaban dana itu, tapi tidak cukup hanya di atas kertas,” tegas Sap.

Menurut Sap, Imam Ghazali bahkan mencoba mengalirkan perhatian dengan menuding bahwa kerusakan akses jalan di desanya disebabkan oleh adanya tambak di desa tersebut.

Seolah mau cuci tangan dan melimpahkan perkara semua kerusakan akses jalan desa itu tanggung jawab pengusaha tambak.

Namun menurutnya, kemajuan infrastruktur dan peningkatan ekonomi desa bukanlah tanggung jawab pengusaha tambak, melainkan dirinya sebagai kepala desa.

“Kerusakan Infrastruktur itu bukan tanggung jawab pengusaha tambak tapi pemerintah desa, apalagi kami sudah berkontribusi ke desa, dana sebelumnya belum jelas penggunaannya sekarang mau minta lagi”, katanya penuh nada kesal.

Desakan publik semakin menguat agar Kepala Desa Imam Ghazali segera memberikan laporan terperinci dan bukti fisik terkait realisasi dana tersebut.

Transparansi bukan hanya soal administrasi, tetapi juga soal kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.

Hingga berita ini dinaikkan, Kepala Desa Lapa Laok, Imam Ghazali memilih bungkam dan mengindahkan konfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp-nya pada Minggu (28/9/2025).

2