SUMENEP, RINGSATU.Net – Isu transparansi dan akuntabilitas kembali menjadi sorotan publik, kali ini datang dari Desa Lapa Laok, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jumat (26/9/2025).
Sejumlah pengusaha tambak udang di desa tersebut mengaku telah dimintai sumbangan secara kolektif sejak tahun 2022, dengan dalih untuk pembangunan jalan desa.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun media ini, dana yang berhasil dikumpulkan dari para pengusaha tambak tersebut mencapai Rp. 460 juta.
Proses pengumpulan dana dilakukan melalui seorang koordinator bernama Sap. Namun, hingga kini hanya sekitar Rp. 165,6 juta yang diketahui terserap untuk pembangunan jalan.
“Sejak 2022, total sumbangan mencapai Rp460 juta. Tapi yang digunakan hanya sekitar Rp165 juta. Sisanya ke mana?,” ujar Sap, Jumat (26/9/2025), mempertanyakan kejelasan anggaran tersebut.
Ironisnya, belakangan ini muncul kembali permintaan sumbangan kepada para pengusaha dengan modus serupa.
Hal ini memicu kegelisahan, mengingat jalan desa semestinya menjadi tanggung jawab dari pemerintah melalui alokasi Dana Desa (DD) yang memang disediakan untuk pembangunan infrastruktur.
“Kalau pembangunan jalan masih dibebankan ke masyarakat, lantas Dana Desa digunakan untuk apa?,” tanya Sap.
Ditambahkan, bahwa masyarakat sudah cukup berkontribusi, dan pemerintah desa seharusnya hadir sebagai pelayan, bukan sekadar pengumpul dana.
Sap dan tokoh masyarakat mendesak agar Desa Lapa Laok dilakukan audit terbuka terhadap penggunaan dana sumbangan hingga realisasi anggaran Dana Desa.
Sebab menurutnya, transparansi anggaran dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan pembangunan desa berjalan sesuai prinsip keadilan dan partisipasi demi mencegah timbulnya prasangka negatif.
Sementara itu, Kepala Desa Lapa Laok , Imam Ghazali saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Jumat 26 September 2025 belum memberikan jawaban yang real terkait permintaan sumbangan kepada para pengusaha tambak udang dengan modus perbaikan jalan desa.
“Mohon maaf silahkan datangi balai jam kerja,” jawabnya singkat, Hingga berita ini dirilis.












