Berita

Nawaning Nusantara Lumajang Gelar Edukasi Tarbiyah Jinsiyah, Libatkan 15 Pesantren

2
×

Nawaning Nusantara Lumajang Gelar Edukasi Tarbiyah Jinsiyah, Libatkan 15 Pesantren

Sebarkan artikel ini
FOTO: Nawaning Nusantara Lumajang Tengah Menggelar Edukasi Tarbiyah Jinsiyah, Libatkan 15 Pesantren
FOTO: Nawaning Nusantara Lumajang Tengah Menggelar Edukasi Tarbiyah Jinsiyah, Libatkan 15 Pesantren

LUMAJANG, RINGSATU.Net – Nawaning Nusantara Kabupaten Lumajang menggelar acara edukasi tarbiyah jinsiyah yang diikuti oleh 15 pondok pesantren dari berbagai wilayah di Lumajang.

Acara yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 1 November 2025 ini, bertempat di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Miftahul Midad dan dihadiri oleh sekitar 150 santri.

Salah satu pondok pesantren yang turut berpartisipasi dalam acara ini adalah Pondok Pesantren Apita Nurussalam dari Jarit, Kecamatan Candipuro. Pondok pesantren ini diasuh oleh Ning Malu’atul Maghfiroh, M.Pd.I.

Acara ini semakin istimewa dengan kehadiran Ning Uswatun Hasanah, S.H.I., M.Pd., pengasuh Pondok Pesantren Al-Azhar Mojokerto, sebagai narasumber utama.

Dalam sesi yang dibawakannya, Ning Uswatun menekankan pentingnya menjaga adab bagi para santri, tidak hanya di lingkungan pesantren, tetapi juga di luar pesantren.

“Adab adalah cerminan akhlak kita sebagai seorang muslim. Santri harus mampu menjaga diri dan memberikan contoh yang baik di manapun berada,” ujarnya.

Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya keberanian bagi para santri untuk melaporkan segala bentuk kekerasan atau pelecehan yang mereka alami atau saksikan.

Menurut Bu Nyai Nur Habibah Anas, pimpinan pondok pesantren yang juga menjadi salah satu penggerak acara ini, tarbiyah jinsiyah merupakan aspek penting dalam pendidikan agama yang seringkali terabaikan.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para santri mendapatkan pemahaman yang benar dan komprehensif mengenai kesehatan reproduksi, etika pergaulan, serta nilai-nilai agama yang berkaitan dengan kehidupan berkeluarga,” ujarnya.

“Kami juga berharap para santri memiliki keberanian untuk melaporkan jika mengalami atau mengetahui adanya tindakan yang melanggar norma dan hukum,” imbuhnya.

IMG 20251106

Acara ini meliputi berbagai sesi, mulai dari ceramah, diskusi interaktif, hingga studi kasus yang relevan dengan kehidupan sehari-hari para santri.

Materi yang disampaikan mencakup aspek kesehatan, psikologi, serta perspektif agama mengenai seksualitas dan hubungan antar gender.

Ketua Nawaning Nusantara Kabupaten Lumajang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya organisasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan pesantren, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda yang bertanggung jawab dan berakhlak mulia.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di kalangan pesantren,” katanya.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi acara. Salah seorang santri dari Pondok Pesantren X mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru yang sebelumnya belum ia pahami.

“Acara ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.

Dengan suksesnya acara ini, Nawaning Nusantara Kabupaten Lumajang berencana untuk menggelar kegiatan serupa secara berkala, dengan harapan dapat menjangkau lebih banyak pesantren dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat Lumajang.