Berita

Pengurus DPD PSI Lumajang Lakukan Safari Rekatkan Tali Silaturrahmi 

138
×

Pengurus DPD PSI Lumajang Lakukan Safari Rekatkan Tali Silaturrahmi 

Sebarkan artikel ini
FOTO: Pengurus DPD PSI Lumajang Lakukan Safari Rekatkan Tali Silaturrahmi 
FOTO: Pengurus DPD PSI Lumajang Lakukan Safari Rekatkan Tali Silaturrahmi 

LUMAJANG, RINGSATU.Net – Ibarat tak ada waktu kosong, jajaran pengurus DPD PSI Kabupaten Lumajang terus berpacu lakukan anjangsana ke DPC untuk silaturahmi dan menyamakan persepsi guna soliditas PSI kedepannya,” Selasa 23/12/2025.

Seperti kegiatan anjangsana ke DPC PSI Kecamatan Pasrujambe, beberapa hari yang lalu bertempat di posko DPC di Dusun Ngampuh Desa Pasrujambe.

Sudiyah selaku Ketua umum menyampaikan bahwa PSI tbk akan menjadi sebuah partai politik yang akan membela dan memperjuangkan nasib rakyat khususnya kesejahteraan ekonominya.

Selanjutnya siapapun nantinya yang akan maju sebagai wakil dari PSI baik di parlemen maupun di pemerintahan, harus mau turun kebawah sejak awal berjuang berkolaborasi dengan masyarakat agar mengerti dan memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, lanjut Sudiyah.

Setelah melakukan koordinasi dengan jajaran pengurus DPC Pasrujambe, kegiatan dilanjutkan dengan mendatangi Mustakim pengusaha muda yang siap maju menjadi calon anggota DPRD kabupaten Lumajang di pemilu 2029.

“Mustakim merupakan sosok pengusaha muda yang menjadi panutan dari semua kalangan baik milenial maupun masyarakat umum, hal itu dikarenakan figur Mustakim pengusaha muda yang ringan tangan dan jiwa sosialnya yang tinggi.

Banyak pengurus parpol yang datang kerumah mengajak saya untuk maju ke parlemen, namun saya menjawab masih pikir pikir, tetapi hari ini ketika pengurus DPD PSI Kabupaten Lumajang yang mengajak saya untuk maju di pemilu 2029 maka Bismillah saya siap, tutur Mustakim dengan semangat.

Dengan masuknya Mustakim berkompetisi di calon parlemen dari DPD PSI Kabupaten Lumajang, menambah puluhan calon yang sudah menyatakan siap maju baik di DPRD kabupaten, provinsi hingga pusat, mereka dari semua kalangan ada yang dari pengusaha, elit partai lain, mantan Kepala Desa, praktisi hukum hingga birokrat, ungkap Sudiyah.