LUMAJANG, RINGSATU.Net – Ancaman banjir lahar dingin gunung Semeru kembali mengancam keselamatan warga dusun kebundeli Desa Sumberwuluh kecamatan Candipuro Lumajang, Senin (12/5/2025).
Kerusakan talud sungai Rojali sepanjang 300 meter ini lagi mengkhawatirkan keselamatan warga sekitar Akibat terkikisnya tanggul oleh banjir Semeru akhir-akhir ini membuat Pemkab Lumajang gerak cepat untuk menangani kerusakan yang mengancam keselamatan warga.
Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan, bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dan menghimbau warga untuk segera evakuasi ketempat yang aman karena intisitas hujan yang masih tinggi, sebelum tanggul yang terkikis itu belum selesai diperbaiki.
Sebagai langkah cepat mulai Senin 12/5/2015, Pemkab Lumajang mengerahkan alat berat dari 14 kelompok penambang lokal yang secara sukarela membantu untuk memperbaiki talud dengan memasang gronjong berisi batu dan krip penghalang sepanjang 100 meter, arus sungai juga di alihkan menjauh dari titik talud yang yang terkikis.
“Perbaikan darurat ini ditargetkan selesai dalam waktu 3 bulan, sementara perbaikan secara permanen perhitungan anggaran yang diperkirakan mencapai milyaran rupiah,” ujarnya.
Langkah cepat ini atas kerja sama Pemerintah Lumajang, provinsi, sektor swasta, dan masyarakat lokal ini menjadi contoh nyata gotong royong dalam menghadapi bencana sehingga tidak sampai memakan korban.
“Langkah cepat dan kolaborasi ini diharapkan mampu melindungi warga dan mencegah bencana yang lebih besar,” Pungkasnya.












