Berita

Tanpa Papan Nama Proyek Kondisi Jalan Aspal di Pamolokan Sumenep Memprihatinkan

77
×

Tanpa Papan Nama Proyek Kondisi Jalan Aspal di Pamolokan Sumenep Memprihatinkan

Sebarkan artikel ini
FOTO: Dayat Mahjong, Aktivis dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Madura
FOTO: Dayat Mahjong, Aktivis dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Madura

SUMENEP, RINGSATU.Net — Proyek pembangunan jalan aspal di Jalan Kartini, Desa Pamolokan, Kecamatan Kota, Sumenep, menjadi sorotan publik setelah ditemukan tanpa papan nama proyek dan kondisi fisik yang dinilai memprihatinkan.

Dugaan penggunaan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025 dalam proyek tersebut memunculkan pertanyaan serius terkait transparansi dan kualitas pelaksanaan.

Aktivis dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Madura, Dayat Mahjong, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi jalan yang tampak gembur dan mudah rontok.

Ia menilai bahwa minimnya penggunaan material aspal serta tidak padatnya struktur jalan menunjukkan potensi ketidaksesuaian dengan standar teknis.

“Kami menduga ada indikasi pelanggaran dalam pelaksanaan proyek ini. Transparansi publik harus dijaga, apalagi ini menyangkut dana negara. Kami mendesak Inspektorat Kabupaten Sumenep untuk segera turun tangan dan melakukan audit,” tegas Dayat, Kamis (30/10/2025).

Desakan audit tersebut dinilai penting untuk memastikan tidak adanya kerugian negara dalam penggunaan dana publik.

Ia menilai, Ketidakhadiran papan nama proyek seperti ini patut dicurigai sebagai bentuk pengelolaan anggaran yang tertutup dan tidak berpihak kepada kepentingan publik.

Sementara itu, Penjabat (PJ) Kepala Desa Pamolokan, Ahmad Sayadi akrab disapa Didik tidak merespons konfirmasi media ini mengenai proyek jalan aspal tersebut melalui pesan tertulis pada Kamis (30/10/2025), hingga berita ini diturunkan.