Pemerintahan

Bupati Award, Sarana Evaluasi dan Motivasi Aparatur Pemerintah Tingkat Kecamatan dan Kelurahan

62
×

Bupati Award, Sarana Evaluasi dan Motivasi Aparatur Pemerintah Tingkat Kecamatan dan Kelurahan

Sebarkan artikel ini
FOTO: Mendekati Bupati Award, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo sarankan dapat menjadi sarana Evaluasi dan Motivasi Aparatur Pemerintah Tingkat Kecamatan dan Kelurahan
FOTO: Mendekati Bupati Award, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo sarankan dapat menjadi sarana Evaluasi dan Motivasi Aparatur Pemerintah Tingkat Kecamatan dan Kelurahan

SUMENEP, RINGSATU.Net – Ajang tahunan Bupati Award diharapkan menjadi momentum strategis bagi aparatur pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk meningkatkan kinerja, memperkuat pelayanan publik, serta melahirkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, Bupati Award bukan sekadar kompetisi, melainkan wahana evaluasi dan motivasi untuk membangun budaya kerja yang inovatif dan berorientasi pada pelayanan.

“Kegiatan ini harus menjadi pemacu semangat bagi aparatur pemerintahan, agar terus menciptakan terobosan dan program yang menjawab kebutuhan warga,” ujarnya saat membuka Peluncuran dan Sosialisasi Bupati Award 2025, di Kantor Bupati Sumenep, Kamis (16/10/2025).

Bupati menekankan pentingnya peran kecamatan dan kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan publik, karena berada di garda terdepan dan paling dekat dengan masyarakat.

“Pelayanan yang cepat dan responsif dari tingkat bawah akan mendorong sistem pemerintahan berjalan lebih efektif dan efisien,” imbuhnya.

Melalui ajang ini, pemerintah daerah memberikan ruang bagi camat dan lurah untuk menunjukkan inovasi unggulan mereka, sekaligus berbagi praktik baik dalam pengelolaan pemerintahan.

“Ini juga menjadi sarana pembelajaran bersama, agar muncul inspirasi dari inovasi yang berhasil diterapkan di wilayah masing-masing,” kata Bupati.

Ia juga mendorong seluruh perangkat daerah menjadikan inovasi sebagai budaya kerja, misalnya dalam pengembangan layanan digital, pengelolaan lingkungan, literasi masyarakat, dan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi.

“Kami ingin kecamatan dan kelurahan terus berinovasi, tidak hanya untuk meraih penghargaan, tapi demi menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik dan berdampak langsung bagi warga,” pungkasnya.