Pemerintahan

Bupati Pamekasan Pimpin Apel Gabungan Penertiban PKL, Pemkab Cari Solusi Penataan Kota

10
×

Bupati Pamekasan Pimpin Apel Gabungan Penertiban PKL, Pemkab Cari Solusi Penataan Kota

Sebarkan artikel ini
IMG 20260419 WA0001

PAMEKASAN, RINGSATU.Net – Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman memimpin apel pasukan gabungan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Taman Monumen Arek Lancor, Rabu (11/6/2025).

Apel gabungan tersebut melibatkan sejumlah instansi lintas sektor, di antaranya TNI-Polri, Satpol PP, Damkar, Dishub, DLH, hingga Diskominfo.

Turut mendampingi dalam kegiatan itu Wakil Bupati Sukriyanto dan Sekretaris Daerah Masrukin.

Bupati Pamekasan menjelaskan, penertiban PKL menjadi kebijakan yang tidak mudah karena menyangkut dua kepentingan sekaligus, yakni pemberdayaan ekonomi masyarakat dan ketertiban ruang publik.

“Tetapi kita berusaha semaksimal mungkin untuk mencari jalan tengah dari dua kondisi yang berbeda tersebut,” kata KH Kholilurrahman Wafi.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tetap ingin aktivitas PKL berjalan baik sebagai penopang ekonomi kerakyatan. Namun di saat yang sama, tata kota, ketertiban umum, serta kenyamanan lingkungan juga harus tetap terjaga.

Melalui sinergi lintas sektor yang diawali apel gabungan ini, Pemkab berharap penataan PKL dapat dilakukan tanpa menimbulkan kegaduhan maupun ketegangan di tengah masyarakat.

Upaya itu akan ditempuh melalui pendekatan dialog dan diskusi bersama berbagai pihak demi menjaga kebersihan, keindahan, dan kesehatan kota.

“Dengan demikian tumbuh kesadaran masyarakat bahwa ini suatu kebutuhan, satu hal yang harus kita wujudkan meski berat hati dari sebagian pihak,” inginnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat, khususnya TNI, Polri, instansi vertikal, serta OPD yang selama ini ikut mendampingi dan membina para PKL.

Menurutnya, penataan PKL perlu dilakukan melalui pengaturan tata ruang yang baik, pembangunan yang terintegrasi, serta menjaga kebersihan dan keserasian lingkungan.

“Kerangka berpikir inilah yang mengharuskan kita melakukan penataan kota, dengan salah satunya penertiban keberadaan PKL. Karena kita ingin mewujudkan Pamekasan maju, indah dan ramah kotanya, sejahtera masyarakatnya,” harapnya.

“Kita sama-sama mehamami bahwa penataan kota sangatlah urgen untuk kita lakukan, agar kita bisa mewujudkan kota yang nyaman, dan layak huni,” inginnya.