Pemerintahan

Festival Daul se-Madura Kembali Digelar, Bupati Pamekasan Harap Jadi Ruang Silaturahmi dan Penggerak Ekonomi Warga

12
×

Festival Daul se-Madura Kembali Digelar, Bupati Pamekasan Harap Jadi Ruang Silaturahmi dan Penggerak Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini
IMG 20260415 WA0011

PAMEKASAN, RINGSATU.Net – Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Dr. KH. Kholilurrahman secara resmi melepas Festival Musik Tradisional Daul se-Madura yang digelar di kawasan Monumen Arek Lancor, Sabtu (23/8/2025) malam.

Festival yang diikuti sebanyak 27 peserta tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Rute festival dimulai dari Monumen Arek Lancor dan berakhir di Jalan Kabupaten.

Dalam sambutannya, Bupati Kholilurrahman menyampaikan rasa syukur atas kembali digelarnya festival musik daul setelah beberapa tahun sempat tidak dilaksanakan.

“Tidak perlu khawatir, yang beberapa tahun musik daul tidak ada, maka tahun pertama kami menjabat bupati dan wakil bupati, alhamdulillah festival musik daul diadakan kembali,” ujarnya.

Menurutnya, festival musik daul bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi antarwarga, baik antar teman maupun kerabat, sehingga dapat memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat.

Ia juga menyebut, kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada generasi muda yang membutuhkan ruang hiburan positif.

“Kemudian sebagai apresiasi kepada anak-anak muda kita, mereka senang dengan adanya hiburan. Maka musik daul malam ini kita adakan, dan yang negatif mari kita jaga bersama-sama,” tandasnya.

Selain melestarikan budaya lokal, lanjut Kyai Kholil, festival musik daul diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya para pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.

“Para PKL, para bakul-bakul bisa bersama-sama, insyaallah ada tambahan rezeki,” pungkasnya.