Pemerintahan

Pemkab Pamekasan Peringati Harkitnas 2025, Tekankan Semangat Bangkit Hadapi Tantangan Zaman

13
×

Pemkab Pamekasan Peringati Harkitnas 2025, Tekankan Semangat Bangkit Hadapi Tantangan Zaman

Sebarkan artikel ini
IMG 20260415 WA0006

PAMEKASAN, RINGSATU.net – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2025 di halaman Kantor Bupati Pamekasan, Jalan Kabupaten, Selasa (20/5/2025).

Dalam upacara tersebut, Sekretaris Daerah Pamekasan, Masrukin, S.Sos., M.Si., bertindak sebagai pembina upacara. Sementara Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Pamekasan, Arif Rachmansyah, dipercaya sebagai pemimpin upacara.

Membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, Masrukin menyampaikan bahwa peringatan Harkitnas yang jatuh setiap 20 Mei bukan sekadar agenda tahunan dalam kalender nasional, tetapi juga momentum untuk mengingat kembali perjuangan bangsa yang dimulai dari semangat Budi Utomo.

Menurutnya, kebangkitan nasional harus dibangun dengan kemandirian, tanpa bergantung pada kekuatan asing. Ia menegaskan bahwa bangsa Indonesia dituntut untuk tidak larut dalam romantisme masa lalu, melainkan berani menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Ia menuntut kita untuk tidak terjebak dalam romantisme masa lalu, tetapi menuntut keberanian untuk menjawab tantangan zaman ini, zaman yang menghadirkan ujian jauh lebih kompleks,” ujar Masrukin saat membacakan sambutan tersebut.

Ia juga menambahkan, di era saat ini batas geografis semakin kabur dan peradaban bergerak begitu cepat. Karena itu, kemampuan beradaptasi dan memimpin perubahan menjadi kunci penting bagi kemajuan bangsa.

Masrukin menegaskan, Indonesia terus melangkah dengan menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan kemandirian. Prinsip politik luar negeri bebas aktif, lanjutnya, tetap menjadi pedoman bangsa dalam menghadapi dinamika global.

“Prinsip inilah yang menjadikan Indonesia kian dihormati di berbagai forum internasional,” pungkasnya.