Pemerintahan

Ratusan Gaji Honorer Nakes di Sumenep Tak Kunjung Dicairkan

17
×

Ratusan Gaji Honorer Nakes di Sumenep Tak Kunjung Dicairkan

Sebarkan artikel ini
IMG 20210630 WA0031 1024x654 1
FOTO: Kantor Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep

SUMENEP, RINGSATU.Net – Ratusan gaji Tenaga Kesehatan (Nakes) berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) atau honorer di bawah naungan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep Tidak Kunjung Dicairkan.

Meski sebelum menjelang Hari Raya Kemarin Kepala Dinkes P2KB Sumenep dr. Elliya Fardasah berjanji bakal berupaya mencairkan gaji tersebut.

Namun janji tinggallah janji, ratusan tenaga honorer di bawah naungan Dinkes P2KB Sumenep harus gigit jari untuk memenuhi kebutuhan masa lebaran lantaran gaji yang tak kunjung diterimanya.

Bahkan, hingga saat ini empat bulan terakhir ratusan tenaga honorer terpaksa masih harus menelan ludah dalam berharap gaji keluar demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka sehari – hari.

“Kami upayakan, masih sedang proses Mas”, kata Kadinkes P2KB Elliya Fardasah saat dikonfirmasi Ringsatu.net menjelang lebaran Idul Fitri kemarin.

Meski begitu, berdasarkan pengakuan dari banyak sumber mengatakan bahwa gaji honorer Nakes yang berstatus PTT hingga empat bulan terakhir tepatnya pertengahan bulan April 2025 saat ini belum diterima dan tidak cairkan oleh pihak Dinkes P2KB Sumenep.

Menurutnya, pihak Dinkes P2KB Sumenep belum memberikan penjelasan atau keterangan apa pun kepada tenaga honorer terkait penundaan pembayaran gaji mereka.

“Belum ada keterangan yang jelas kapan gaji itu mau direalisasikan”, kata seorang honorer Nakes, Senin (21/4/2025).

Meski diakuinya, menjelang hari raya kemarin sempat gajinya dicairkan namun tidak dapat memenuhi kebutuhan keluarga mereka lantaran gaji yang diterima sangat minim.

“Sebelum memasuki lebaran kemarin gaji itu sudah kami terima tapi hanya kisaran 500 ribu setelah di cek masuk ke rekening, kami tidak tahu apa itu sudah di potong BPJS apa belum”, ungkapnya.

Kendati demikian, ratusan tenaga honorer tersebut sangat berharap kepada pemangku kebijakan dalam hal ini dr. Elliya Fardasah selaku Kadinkes P2KB Kabupaten Sumenep agar segera dapat merealisasikan gaji mereka.