PASANG IKLANMU DISINI
Sosial
Beranda » Seteguk Air Minum untuk Madrasah Diniyah di Pulau Sapudi

Seteguk Air Minum untuk Madrasah Diniyah di Pulau Sapudi

FOTO : Jurnalis Sapudi Bersama Guru Madrasah Diniyah.
FOTO : Jurnalis Sapudi Bersama Guru Madrasah Diniyah.

SUMENEP, RINGSATU.Net – Di tengah kesibukan kegiatan belajar mengajar, sebotol air minum mungkin tampak sebagai hal sederhana. Namun, bagi guru dan siswa Madrasah Diniyah di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian yang terasa nyata.

Sabtu, 17 Oktober 2026, Jurnalis Sapudi menyalurkan ratusan air minum dalam kemasan (AMDK) kepada puluhan Madrasah Diniyah di wilayah tersebut. Bantuan itu diberikan untuk mendukung aktivitas pendidikan keagamaan yang berlangsung setiap hari di tengah masyarakat.

JASTRA Desak Kejari Sumenep Transparan Tangani Perkara AW, Dugaan Transaksi Disorot

Madrasah Diniyah bukan sekadar tempat anak-anak belajar membaca dan memahami ajaran Islam. Di lembaga ini, mereka diperkenalkan dengan berbagai ilmu keagamaan, mulai dari fikih, tajwid, nahwu sharaf, tarikh Islam, hingga ilmu Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

Di balik proses pembelajaran itu, terdapat kebutuhan-kebutuhan kecil yang sering kali luput dari perhatian. Air minum, misalnya, menjadi bagian penting bagi guru dan siswa yang harus mengikuti kegiatan belajar dalam waktu cukup lama.

Koordinator pelaksana kegiatan Jurnalis Sapudi, Hasan Al Hakiki, mengatakan, gagasan penyaluran bantuan tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Namun, karena berbagai pertimbangan, program itu baru dapat direalisasikan pada tahun ini.

Tiga Anggota AJS Dinyatakan Kompeten dalam UKW Muda, Perkuat Profesionalisme Jurnalis

Menurut Cak Kiki pria yang akrab dipanggil, bantuan air minum memang terlihat sederhana dan mungkin dianggap tidak biasa. Akan tetapi, kesederhanaan tersebut justru menyimpan manfaat yang dekat dengan keseharian para guru dan siswa.

“Bantuan air minum ini mungkin terkesan aneh bagi sebagian orang. Namun, kami melihat ada manfaat yang terkadang tidak terpikirkan. Misalnya, ketika seorang guru merasa haus setelah mengajar atau menjelaskan materi kepada murid-muridnya, air minum bisa menjadi kebutuhan sederhana yang sangat berarti,” ungkapnya.

Dua Kepala Desa Aktif di Sumenep Diamankan Terkait Dugaan Kasus Sabu 1,75 Gram

Ia menilai, perhatian terhadap dunia pendidikan tidak selalu harus diwujudkan melalui bantuan besar maupun program dengan anggaran tinggi. Kepedulian juga dapat hadir melalui hal-hal kecil yang diberikan secara tulus dan tepat sasaran.

Bagi para guru Madrasah Diniyah, dukungan semacam itu menjadi pengingat bahwa perjuangan mereka dalam mendidik generasi muda tidak berjalan sendirian.

Di tengah keterbatasan fasilitas, mereka tetap berupaya menanamkan pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan kepada anak-anak.

Kepala Madrasah Darussalam, Ust. Muhdar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Jurnalis Sapudi atas bantuan yang telah disalurkan.

Ia berharap kepedulian tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para pengelola, guru, dan siswa dalam menjalankan aktivitas pendidikan.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Tidak hanya karena air minum yang diberikan, tetapi juga karena perhatian dan kepedulian terhadap keberadaan Madrasah Diniyah,” ujarnya.

Bantuan tersebut sekaligus menegaskan bahwa keberlangsungan Madrasah Diniyah membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Sebagai lembaga yang berperan menanamkan nilai-nilai agama sejak usia dini, Madrasah Diniyah memiliki kontribusi penting dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.

Dari sebuah botol air minum, tumbuh pesan sederhana: bahwa kepedulian tidak harus menunggu sesuatu yang besar. Di Pulau Sapudi, perhatian kecil itu menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga nyala pendidikan keagamaan tetap hidup.

Melalui kegiatan tersebut, Jurnalis Sapudi berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus berkembang. Dengan demikian, kebutuhan lembaga pendidikan keagamaan di Pulau Sapudi dapat memperoleh perhatian yang lebih luas dari masyarakat maupun para pemangku kebijakan.

Penulis : Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan