PASANG IKLANMU DISINI
Pemerintahan Sosial
Beranda » Bupati Lumajang Indah Amperawati Prihatin, Minta Warga Penderita Cuci Darah Tak Lagi Berangkat Seorang Diri

Bupati Lumajang Indah Amperawati Prihatin, Minta Warga Penderita Cuci Darah Tak Lagi Berangkat Seorang Diri

FOTO : Bupati Lumajang Indah Amperawati saat mengunjungi kediaman Dodik yang menderita gagal ginjal dan wajib menjalani cuci darah rutin
FOTO : Bupati Lumajang Indah Amperawati saat mengunjungi kediaman Dodik yang menderita gagal ginjal dan wajib menjalani cuci darah rutin

LUMAJANG, RINGSATU.Net – Kesederhanaan dan keteguhan hati seorang warga justru mengundang keprihatinan mendalam Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang akrab disapa Bunda Indah.

Warga tersebut, bernama Dodik dari Dusun Plandisari, Desa Klanting, Kecamatan Sukodono, selama ini berangkat berobat ke rumah sakit seorang diri semata-mata agar tidak merepotkan tetangga maupun kerabat.

Bupati Lumajang Indah Amperawati: Berikan Enam (6) Unit Sepeda Pada Anak Yatim

Namun kebiasaan itu ternyata menyimpan risiko besar, Dodik yang menderita gagal ginjal dan wajib menjalani cuci darah rutin, tetap mengendarai sepeda motor sendiri menuju Rumah Sakit Bhayangkara, meski kondisi kesehatannya dikatakan rentan dan memerlukan perhatian khusus.

Fakta ini diketahui Bunda Indah saat melaksanakan kegiatan Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setormadu) bersama Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, yang berkunjung langsung ke kediaman Dodik di wilayah Kecamatan Sukodono. Rabu (16/9/2026).

Mendengar kisah tersebut, Bunda Indah tidak bisa menutup keprihatinannya.

Kebakaran Gunung Bromo Meluas Hingga Ke Kawasan Bukit Teletubbies

Ia langsung meminta Dodik agar tidak lagi berangkat seorang diri menggunakan sepeda motor.

Menurutnya, perjalanan ke rumah sakit dalam kondisi demikian sangat berisiko dan tidak boleh dibiarkan.

Ketika Akademi Dan Pemerintah Bertemu,Tata Kelola Lumajang Didorong Makin Kuat 

“Ndak boleh lagi naik sepeda motor sendiri ke rumah sakit, itu sangat berbahaya. Kalau dalam perjalanan ada apa-apa atau jatuh bagaimana?” tegas Bunda Indah.

Bupati menegaskan, kehadiran pemerintah daerah adalah untuk mendampingi dan memudahkan warga yang membutuhkan.

Ia berharap warga tidak perlu merasa sungkan atau khawatir merepotkan pihak berwenang, sebab melayani dan menjaga keselamatan rakyat adalah kewajiban utama pemerintah.

Diharapkan ke depannya, pendampingan dan pengaturan perjalanan pengobatan Dodik dapat terjamin aman, sehingga ia bisa fokus pada pemulihan kesehatannya tanpa harus menanggung risiko di jalan.

Penulis : Supriyono

Editor : Saldi Ananda K

Komentar

Tinggalkan Balasan