PASANG IKLANMU DISINI
Berita
Beranda » KPU Sumenep Sukses Gelar Debat Publik Kedua Dengan Tema Tata kelola pelayanan publik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumenep

KPU Sumenep Sukses Gelar Debat Publik Kedua Dengan Tema Tata kelola pelayanan publik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumenep

Debat Publik Kedua Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumenep Tahun 2024

SUMENEP, RINGSATU.Net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep sukses menggelar debat publik kedua dalam rangka penyampaian Visi dan Misi dua Pasangan Calon (Paslon) Cabup dan Cawabup Pilkada 2024..

Dalam debat publik kedua tersebut Paslon 01 Kiai Ali Fikri sempat mengutarakan apresiasinya terhadap program kesehatan Gratis Universal Health Coverage (UHC) yang di gagas oleh Achmad Fauzi saat memimpin menjadi Bupati Sumenep.

Guru Tamu sebagai Model Pembelajaran Kolaborasi dalam Implementasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam di Kurikulum Merdeka

Demi mewujudkan UHC Achmad Fauzi memberikan kebijakan dengan menganggarkan program tersebut sebesar Rp. 88 miliar melalui dana APBD.

“UHC itu tidak semua Kabupaten bisa jika pemimpinnya tidak memiliki perhatian penuh kepada masyarakatnya”, ujar Fauzi saat tengah debat kedua berlangsung di kampus Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA Madura), Sabtu (9/11/2024) malam.

Dijelaskan oleh Fauzi, bahwa UHC tersebut bukan Nasional, kendati demikian program tersebut bakal terjadi di seluruh Kabupaten jika Pemerintah Daerahnya memiliki kebijakan untuk melayani masyarakat.

Bupati Lumajang Indah Amperawati,Mengusulkan Empat Jalur Evakuasi Ke Pusat Untuk Keselamatan Warga Jadi prioritas 

“InsyaAllah saya selalu melayani masyarakat jangan kuatir,” kata Fauzi.

Fauzi menyampaikan, bahwa apa yang disampaikan dalam debat kedua tersebut merupakan murni hasil atas apa yang dilakukan selama ini menjabat sebagai Bupati Sumenep.

Pesan Sekda: Administrasi Yang Baik Menjadi Fondasi Pelayanan publik Berkualitas

Meski dirinya mengakui bahwa masih ada kritik pedas yang selama ini mengarah kepadanya sebagai calon incumbent dan dianggap olehnya sesuatu yang wajar.

“Bentuk kritisi itu di izinkan, tapi pada intinya koreksi-koreksi yang saya sampaikan bagian dari penyelarasan agar semua masyarakat FAHAM apa sebenarnya UHC itu, kami berterima kasih kalau FINAL itu mengapresiasi kami”, pungkasnya.

Selanjutnya, Paslon 01 Kiai Ali Fikri mengatakan apresiasinya terhadap keberhasilan program UHC setelah Paslon 02 Fauzi minta tanggapannya terkait program kesehatan gratis tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi yang baik terhadap program UHC”, Kata Kiai Ali Fikri mengawali tanggapannya seputar program UHC dalam debat kedua penyampaian Visi dan Misi masing-masing Calon.