SUMENEP, RINGSATU.Net – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pentingnya konsistensi seluruh pimpinan perangkat daerah dalam melaksanakan Perjanjian Kinerja sebagai instrumen peningkatan tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.
Penegasan tersebut disampaikan pada kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2025 yang digelar di Kantor Bupati, Rabu (22/01/2025).
Menurut Bupati, Perjanjian Kinerja tidak dapat dipandang sebagai dokumen administratif semata. Instrumen tersebut menjadi landasan untuk memastikan program pembangunan yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berjalan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
“Perjanjian kinerja ini bukan formalitas, tetapi langkah strategis untuk mengukur sejauh mana program daerah berjalan optimal sesuai perencanaan. Setiap kepala perangkat daerah harus mempertanggungjawabkan janji kerjanya secara konkret,” tegasnya.
Ia juga mendorong seluruh perangkat daerah agar tidak terpaku pada keterbatasan anggaran. Pemerintah daerah dituntut untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi informasi dalam meningkatkan efektivitas serta efisiensi kinerja birokrasi.
“Dalam merancang strategi, jangan hanya mengandalkan rutinitas. Perlu inovasi, adaptasi terhadap isu strategis, dan orientasi pada hasil yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” lanjut Bupati.
Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2025 dilakukan antara kepala perangkat daerah dengan Bupati Sumenep sebagai bentuk kesepakatan atas target dan capaian kinerja yang harus diwujudkan selama satu tahun ke depan.
Selain itu, Bupati Achmad Fauzi mengingatkan pentingnya pengendalian serta evaluasi berkala untuk mengidentifikasi hambatan pelaksanaan program. Upaya itu diperlukan agar kendala dapat diselesaikan lebih cepat dan menjadi bahan perbaikan untuk perencanaan tahun berikutnya.
“Semua pimpinan perangkat daerah harus menjadikan Perjanjian Kinerja sebagai pedoman kerja dan indikator keberhasilan dalam mendorong pembangunan daerah yang progresif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” pungkasnya.












