PASANG IKLANMU DISINI
Berita
Beranda » Proyek Jalan di Manding Laok Disoal: Aktivis Desak Inspektorat Audit Dana Desa Rp 88 Juta

Proyek Jalan di Manding Laok Disoal: Aktivis Desak Inspektorat Audit Dana Desa Rp 88 Juta

FOTO: Kondisi fisik Pekerjaan Lapisan Penetrasi (Lapen) jalan aspal di Dusun Karpenang, Desa Manding Laok
FOTO: Kondisi fisik Pekerjaan Lapisan Penetrasi (Lapen) jalan aspal di Dusun Karpenang, Desa Manding Laok

SUMENEP, RINGSATU.Net — Pekerjaan Lapisan Penetrasi (Lapen) jalan aspal di Dusun Karpenang, Desa Manding Laok, Kecamatan Manding, menjadi sorotan publik setelah hasil penelusuran lapangan menunjukkan dugaan pengabaian terhadap mutu dan kualitas teknis.

Proyek sepanjang 200 meter dengan lebar 2,5 meter yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025 senilai Rp 88 juta itu kini dipertanyakan efektivitas dan akuntabilitasnya.

Bupati Lumajang Indah Amperawati Di Dampingi Wakil Bupati Beserta Jajaran Terkait Musnahkan 3000 Minuman Beralkohol 

Kondisi jalan yang baru selesai dikerjakan terlihat gembur, tidak padat, dan mudah rontok.

Temuan ini memunculkan kekhawatiran bahwa pelaksanaan proyek tidak mengindahkan standar konstruksi yang semestinya, sehingga berpotensi merugikan masyarakat dan negara.

Aktivis dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Madura, Dayat Mahjong, angkat bicara.

Guru Tamu sebagai Model Pembelajaran Kolaborasi dalam Implementasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam di Kurikulum Merdeka

Ia mendesak Inspektorat Kabupaten Sumenep untuk segera melakukan evaluasi dan audit menyeluruh terhadap proyek tersebut.

“Kami tidak menuduh, tapi temuan di lapangan tidak bisa diabaikan. Negara telah mengalokasikan dana publik, maka transparansi dan kualitas harus menjadi prioritas,” tegas Dayat dalam pernyataannya, Senin (27/10/2025).

Bupati Lumajang Indah Amperawati,Mengusulkan Empat Jalur Evakuasi Ke Pusat Untuk Keselamatan Warga Jadi prioritas 

Desakan ini mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan penggunaan dana desa.

Di tengah upaya pemerintah mendorong pembangunan dari desa, integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan proyek menjadi fondasi utama.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Manding Laok belum dapat dimintai keterangan karena keterbatasan akses komunikasi.

Namun, sorotan publik terhadap proyek ini diperkirakan akan terus bergulir, menuntut kejelasan dan pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang terlibat.