Pemerintahan

511 PSHT Cabang Lumajang Disahkan, Bupati: Serukan Nilai Luhur PSHT Jadi Penyangga Harmoni Sosial

58
×

511 PSHT Cabang Lumajang Disahkan, Bupati: Serukan Nilai Luhur PSHT Jadi Penyangga Harmoni Sosial

Sebarkan artikel ini
Foto: Bupati Lumajang Indah Amperawati Sapan Akrab Bunda Indah Tengah Mengesahkan 511 PSHT
Foto: Bupati Lumajang Indah Amperawati Sapan Akrab Bunda Indah Tengah Mengesahkan 511 PSHT

LUMAJANG, RINGSATU.Net – Sebanyak 511 pendekar baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lumajang – Pusat Madiun resmi disahkan, Kamis (3/7/2025).

Dalam momen tersebut, Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa PSHT memiliki peran strategis dalam menjaga kondusifitas wilayah dan memperkuat nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.

“Dengan jumlah anggota PSHT yang sangat besar di Lumajang, saya berharap semua bisa menjadi pelopor ketenangan, menjaga kedamaian dan persatuan jangan mudah terpancing emosi, rendah hati dan persaudaraan adalah kekuatan kita,” kata Bunda Indah sapaan akrab Bupati Lumajang.

Kegiatan pengesahan ini dilaksanakan di Gedung Padepokan PSHT Cabang Lumajang dan merupakan bagian dari agenda tahunan setiap bulan Muharram atau bulan Suro, Tahun ini, acara mengusung tema “Kita Perkokoh Ajaran Budi Luhur”, sebagai simbol komitmen PSHT dalam membentuk pendekar yang berbudi pekerti, beriman, dan bertakwa.

Dalam kesempatan itu, Bunda Indah juga menyampaikan kebanggaannya sebagai bagian dari keluarga besar PSHT sejak 2022.

Ia turut menyerahkan santunan kepada 15 calon warga PSHT sebagai bentuk kepedulian terhadap regenerasi kader-kader berbudi luhur.

Ketua PSHT Cabang Lumajang, Hariyanto memastikan bahwa PSHT akan terus bersinergi dengan aparat keamanan dan pemerintah dalam menjaga stabilitas daerah.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan Lumajang yang damai, tenteram, dan berkarakter,” ujarnya.

Senada, Ketua Dewan Pusat PSHT Cabang Lumajang, Hariyono, menegaskan bahwa PSHT tidak hanya mencetak pendekar secara fisik, tetapi juga spiritual,

“Pendekar sejati tahu benar dan salah, serta mengedepankan iman dan takwa,” ucapnya.

Acara pengesahan ini berlangsung selama tiga hari, dari 2 hingga 4 Juli 2025, dan diawali dengan tasyakuran sebagai wujud rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

2