PAMEKASAN, RINGSATU.Net – “Tidak ada jeda, langsung kerja!” Pernyataan tegas itu disampaikan Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 85 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Prosesi berlangsung khidmat di Mandhapa Aghung Ronggosukowati pada Kamis (31/7/2026) pagi.
Langkah besar ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Pamekasan dalam melakukan penyegaran birokrasi. Dari 85 pejabat yang dilantik, rinciannya terdiri dari 21 pejabat pimpinan tinggi pratama/eselon II dan 64 pejabat administrator serta pejabat pengawas.
Dalam sambutannya, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menegaskan bahwa rotasi dan mutasi ini bukan keputusan mendadak. Seluruh proses dilakukan secara objektif dan terukur berdasarkan tiga pilar utama: hasil evaluasi kinerja, rekam jejak, serta uji kompetensi dan kebutuhan organisasi di masing-masing OPD.
“Ini bukan sekadar mengganti orang di kursi. Ini adalah upaya kita untuk memastikan mesin pemerintahan berjalan lebih lincah, lebih efektif, dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegas Bupati.
Ia menekankan, tujuan utama dari penyegaran ini adalah satu: meningkatkan kualitas pelayanan publik. Birokrasi tidak boleh bertele-tele dan harus mampu menjawab persoalan masyarakat dengan cepat.
Bupati juga memberi instruksi khusus kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia meminta agar tidak ada waktu untuk beradaptasi terlalu lama.
“Kami tidak ingin ada jeda. Begitu dilantik, langsung bekerja. Masyarakat menunggu bukti kerja, bukan seremonial. Saya ingin melihat perubahan di lapangan dalam waktu dekat,” ujarnya dengan nada tegas.
Lebih lanjut, Bupati Pamekasan juga menyoroti pentingnya penempatan pejabat sesuai dengan bidang keahlian dan kompetensi. Menurutnya, penempatan yang tepat akan membuat setiap program prioritas daerah, mulai dari pengentasan kemiskinan, penguatan UMKM, layanan kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur, dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Rotasi kali ini juga menyasar sejumlah Organisasi Perangkat Daerah yang memegang peran strategis dalam pembangunan. Pergantian pimpinan di dinas-dinas tersebut diharapkan dapat menghadirkan energi baru, ide-ide segar, dan percepatan dalam eksekusi program.
Dengan adanya penyegaran ini, Pemkab Pamekasan berharap sinergitas, soliditas, dan koordinasi antar perangkat daerah semakin kuat. Hal ini penting agar semua program dapat dikawal bersama dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Pamekasan.
Menutup arahannya, Bupati kembali mengingatkan tentang esensi dari jabatan publik.
“Yang kita kejar adalah hasilnya. Saya minta seluruh pejabat hadir untuk rakyat, menyelesaikan masalah rakyat, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Pamekasan. Jabatan ini adalah amanah, bukan hadiah,” pungkas KH. Kholilurrahman.
Penulis : Diah Khairunnisa
Editor : Matirda


Komentar