PASANG IKLANMU DISINI
Olahraga
Beranda » Wakil Bupati Sumenep Lepas Atlet Porda, Keluarga Atlet Harapkan Pembinaan Pencak Silat Lebih Maksimal

Wakil Bupati Sumenep Lepas Atlet Porda, Keluarga Atlet Harapkan Pembinaan Pencak Silat Lebih Maksimal

FOTO: Atlet dan official kontingen Kabupaten Sumenep berfoto bersama di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep sebelum mengikuti ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda).
FOTO: Atlet dan official kontingen Kabupaten Sumenep berfoto bersama di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep sebelum mengikuti ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda).

SUMENEP, RINGSATU.Net – Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan dukungan kepada para atlet yang akan berlaga dalam ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda). Pelepasan atlet tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, bertepatan dengan pelaksanaan apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Momentum pelepasan ini menjadi penyemangat bagi para atlet untuk memberikan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama baik Kabupaten Sumenep di arena pertandingan.

Pendak Songo Gatra ke-9: Gatra Yunior Ukir Sejarah, Ludruk Anak Perdana Hadirkan Kisah Asal Mula Sumber Winong

Dalam arahannya, Wakil Bupati Sumenep berharap para atlet terus meningkatkan prestasi, menjaga semangat juang, dan menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti kompetisi. Para atlet diharapkan tidak sekadar berpartisipasi, tetapi juga mampu meraih hasil terbaik yang membanggakan masyarakat Kabupaten Sumenep.

Pesan tersebut menegaskan bahwa prestasi olahraga membutuhkan kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen bersama, baik dari atlet maupun seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembinaan.

Dua Atlet Pencak Silat Wakili Perguruan Sumenep

Universari Pertama Sakera Lumajang: Satu Tahun Berkarya, Teguhkan Komitmen Demi Kepentingan Masyarakat

Dalam cabang olahraga pencak silat, M. Rifqi Ulinnuha dari Pagar Nusa Sumenep dan Faizal Feriyanto dari perguruan Nurharias menjadi perwakilan perguruan pencak silat Kabupaten Sumenep.

Keikutsertaan keduanya menjadi bagian dari upaya mengharumkan nama daerah melalui pencak silat, cabang olahraga yang tidak hanya mengajarkan keterampilan bela diri, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, keberanian, sportivitas, dan penghormatan kepada sesama.

Anak di Bawah Umur Diduga Dikeroyok di Sumenep, Kepala Robek, Terlapor Belum Ditahan

Geliat pencak silat di Kabupaten Sumenep mulai menunjukkan perkembangan. Berbagai perguruan memiliki potensi untuk melahirkan atlet berprestasi. Namun, perkembangan tersebut perlu diimbangi dengan sistem pembinaan yang lebih terarah, berkelanjutan, dan didukung kebijakan yang memadai.

Keluarga Atlet Berharap Dukungan Pembinaan dan Anggaran Ditingkatkan

Di balik semangat para atlet yang berlaga, terdapat harapan agar masa depan pencak silat Kabupaten Sumenep memperoleh perhatian yang lebih serius.

Harapan tersebut disampaikan dari pihak keluarga atlet Fero, yang menginginkan agar pembinaan pencak silat di Kabupaten Sumenep semakin ditingkatkan, khususnya melalui dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Menurut aspirasi keluarga atlet, potensi pencak silat daerah perlu didukung dengan program pembinaan yang lebih maksimal. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah dukungan anggaran untuk perguruan pencak silat di bawah naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sumenep.

Dukungan anggaran yang memadai diharapkan dapat membantu pelaksanaan program latihan, peningkatan kualitas atlet dan pelatih, pemenuhan kebutuhan pertandingan, serta persiapan menghadapi kejuaraan di berbagai tingkatan.

Pembinaan atlet tidak cukup hanya dilakukan menjelang kompetisi. Dibutuhkan proses panjang dan berkelanjutan, mulai dari penjaringan atlet potensial, peningkatan kualitas latihan, evaluasi kemampuan, hingga pemberian kesempatan mengikuti kejuaraan sebagai sarana mengukur hasil pembinaan.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, IPSI, perguruan pencak silat, pelatih, dan keluarga atlet menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem olahraga yang mampu melahirkan prestasi.

Harapan tersebut menjadi pengingat bahwa atlet yang bertanding membawa nama daerah membutuhkan dukungan yang tidak berhenti pada pelepasan dan pemberian motivasi. Dukungan itu perlu dilanjutkan melalui kebijakan pembinaan yang terukur, program yang berkesinambungan, serta alokasi anggaran sesuai kebutuhan dan kemampuan daerah.

Prestasi Membutuhkan Sinergi dan Komitmen Bersama

Momentum pelepasan atlet oleh Wakil Bupati Sumenep diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh insan olahraga untuk terus meningkatkan kualitas dan prestasi.

Bagi IPSI Kabupaten Sumenep dan seluruh perguruan pencak silat, kesempatan ini dapat menjadi dorongan untuk memperkuat koordinasi, menyusun program pembinaan yang terencana, serta membangun komitmen bersama dalam melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Pencak silat memiliki potensi untuk menjadi salah satu cabang olahraga andalan Kabupaten Sumenep. Potensi tersebut perlu dirawat melalui pembinaan yang serius, dukungan yang proporsional, dan evaluasi yang berkelanjutan.

Pada akhirnya, keberhasilan atlet bukan hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh lingkungan pembinaan yang mendukung. Ketika atlet, perguruan, organisasi olahraga, keluarga, dan pemerintah berjalan beriringan, peluang untuk meraih prestasi yang lebih tinggi akan semakin terbuka.

Prestasi bukan sekadar tentang kemenangan di arena pertandingan, melainkan hasil dari perjuangan, pembinaan, dan dukungan bersama untuk mengharumkan nama Kabupaten Sumenep.

Penulis : Redaksi

Editor : Saldi Ananda K.

Komentar

Tinggalkan Balasan