LUMAJANG, RINGSATU – Naas yang di alami oleh perawat Puskesmas Randuagong Kabupaten Lumajang, April ia menjadi korban pembegalan di saat pulang kerja saat melintas di jalan Banyuputih lor akses jalan yang di kenal Curah manyit, Rabu (30/3/2025).
Peristiwa ini menambah catatan kelam bagi aparat kepolisian Lumajang, aksi begal semakin merajalela secara terang-terangan seakan-akan tidak peduli dengan adanya penegak hukum.
Informasi yang dihimpun oleh media ini, korban mulanya berkendara tanpa merasa curiga walau sudah di buntuti oleh beberapa orang di belakangnya.
Namun secara tiba-tiba pelaku memepet korban di suruh berhenti sambil mengacungkan Senjata Tajam (Sajam) jenis celurit ke arah korban sambil mengambil kunci kontak hingga korban terjatuh.
“Saya dipepet sampai saya jatuh merasa saya terancam saya menjauh dari motor saya untuk menyelamatkan diri, saya melihat motor saya vario dibawa kabur oleh kawanan pelaku itu”, katanya.
Pengendara mobil Avanza yang juga sempat melihat kejadian itu tidak bisa berbuat banyak, melihat para pelaku membawa Sajam semua.
Harapan kami bagi penegak hukum polres Lumajang, kami mohon untuk menindak lanjuti kejadian ini karena masyarakat sudah merasa resah dan tidak aman lagi saat berkendara keluar rumah.
“Kami berharap pihak kepolisian Lumajang dapat segera mengatasi aksi begal yang makin merajalela saat ini”, pungkasnya.

