Berita

Proyek Jalan Dasuk Barat Dinilai Buruk dan Minim Transparansi, Kades Bungkam

85
×

Proyek Jalan Dasuk Barat Dinilai Buruk dan Minim Transparansi, Kades Bungkam

Sebarkan artikel ini
FOTO: Kualitas Jalan Aspal Desa Dasuk Barat Terlihat Sangat Memprihatinkan
FOTO: Kualitas Jalan Aspal Desa Dasuk Barat Terlihat Sangat Memprihatinkan

SUMENEP, RINGSATU.Net — Proyek peningkatan jalan aspal di Desa Dasuk Barat, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, menuai kritik dari sejumlah pihak karena diduga dikerjakan tanpa memperhatikan kualitas dan standar teknis yang layak.

Aktivis YLBH Madura, Dayat Mahjong, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi jalan yang baru saja dibangun namun sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Menurutnya, jalan yang dikerjakan dua pekan lalu itu terlihat gembur, lembek, dan berpotensi cepat rusak jika tidak segera diperbaiki.

“Pekerjaan ini jelas tidak sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan. Jika jalan baru saja dibuat tapi sudah rusak, lalu untuk siapa sebenarnya proyek ini?” ujar Dayat, Jumat (24/10/2025).

Ia menilai, Penjabat (PJ) Kepala Desa Dasuk Barat, Endang Sri Wahyuni, yang saat ini memimpin pelaksanaan pembangunan di desa tersebut, seharusnya lebih cermat dalam mengawasi pekerjaan.

Apalagi, berdasarkan informasi yang beredar, Endang sebelumnya memiliki latar belakang di Dinas Kesehatan dan bukan di bidang infrastruktur.

“Kurangnya kompetensi teknis tentu berdampak pada kualitas pekerjaan. Maka evaluasi menyeluruh perlu dilakukan agar pembangunan desa tidak sekadar formalitas,” tegasnya.

Selain masalah teknis, Dayat juga menyoroti minimnya keterbukaan informasi publik dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Tidak ditemukan papan proyek yang seharusnya dipasang sebagai bentuk transparansi penggunaan anggaran.

Di sisi lain, beberapa sumber menyebutkan bahwa PJ Kades Endang Sri Wahyuni sempat terseret isu kedisiplinan sebagai ASN di masa lalu. Meski demikian, hal tersebut belum terkonfirmasi secara resmi.

Hingga berita ini diterbitkan, Endang Sri Wahyuni, PJ Kades Dasuk Barat bungkam saat dikonfirmasi media ini pada Sabtu (25/10/2025).