SURABAYA, RINGSATU.Net – Aliansi Jurnalis Sumekar (AJS) menggelar Rapat Kerja (Raker) di ruang pertemuan Rodium 6, Lantai 18, Hotel Platinum Tunjungan Plaza Surabaya yang rencana dilaksanakan pada 15 hingga 17 November 2025.
Dalam Raker tersebut, AJS menegaskan komitmennya untuk turut mendorong percepatan realisasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Madura serta memperkuat sinergi positif dengan pemerintah dan pelaku usaha.
Raker AJS tahun ini menjadi momentum penting bagi para jurnalis untuk mengambil peran lebih besar dalam mengawal pembangunan ekonomi di Madura.
Fokus pembahasan diarahkan pada akselerasi program strategis pemerintah, khususnya KEK yang dinilai akan membawa dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi kawasan.
Ketua Umum AJS, Faldi Aditya dalam sambutannya menyampaikan, bahwa jurnalis harus hadir sebagai mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah daerah. Terlebih, KEK Madura merupakan proyek yang sudah lama dinantikan dan digadang-gadang menjadi pendorong investasi, lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“AJS sangat mendukung percepatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Madura dan mendorong perusahaan rokok di Madura taat pajak,” tegas Faldi.
Menurutnya, KEK akan membuka banyak peluang ekonomi baru bagi Madura jika direalisasikan dengan cepat dan tepat sasaran.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi, percepatan perizinan, serta kolaborasi semua pihak agar KEK tidak hanya menjadi rencana di atas kertas.
Selain mendorong KEK, AJS juga menyoroti peran perusahaan rokok di Madura yang menjadi salah satu penopang PAD (Pendapatan Asli Daerah).
AJS meminta agar seluruh industri rokok lokal patuh terhadap kewajiban pajak agar kontribusinya terhadap pembangunan semakin optimal.
Raker AJS turut dihadiri oleh jajaran pengurus, anggota senior, serta perwakilan media. Para peserta Raker sepakat untuk menguatkan fungsi jurnalis sebagai pengawas sosial, penyampai informasi publik, dan penggerak edukasi masyarakat, khususnya terkait program ekonomi strategis di Madura.
AJS berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menyuarakan aspirasi pembangunan, mengawal kebijakan publik, serta mendorong realisasi KEK Madura sebagai langkah nyata peningkatan kesejahteraan masyarakat.

