LUMAJANG, RINGSATU.NET – Anggota Komisi X DPR RI, Bang Pur bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengadakan pertemuan di Hall Hotel Prima Sukodono, Lumajang, Senin (4/8/2025).
Pertemuan ini bertujuan untuk mengembangkan budidaya tanaman pisang Abaka atau pisang serat sebagai upaya meningkatkan pendapatan masyarakat.
Sebanyak 100 undangan terdiri dari Koordinator Desa (Kordes), Koordinator Kecamatan (Korcam) dan Koordinator Kabupaten (Korkab) serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam acara tersebut, para peserta berdiskusi tentang potensi pisang Abaka yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi petani lokal.
Program ini diharapkan dapat membuka peluang baru dalam sektor pertanian dan industri serat di wilayah Lumajang.
Anggota Komisi X DPR RI tersebut menyampaikan komitmennya untuk mendukung inisiatif ini demi kemajuan ekonomi masyarakat dan pengembangan inovasi pertanian di daerah.
“Kami mendukung inovasi pertanian di daerah demi kemajuan ekonomi masyarakat,” ujar Bang Pur disela sambutannya pada acara tersebut.
Sementara itu, Prof.Heru praptana.Sp selaku pemateri pada kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa jenis pisang Abaka sebelumnya belum ada di Kabupaten Lumajang.
Kendati begitu, pisang Abaka dapat di budidayakan untuk mengangkat perekonomian masyarakat karena memiliki nilai jual yang sangat tinggi.
“Pisang serat ini bisa untuk bahan produksi textile dan kerajinan”. pungkasnya
Acara di akhiri dengan sesi tanya jawab dari para peserta yang cukup responsif dan antusias dengan materi yang disampaikan.












