PASANG IKLANMU DISINI
Pemerintahan
Beranda » Banggar DPRD Kabupaten Sumenep Bahas KUA-PPAS APBD 2024 Dorong Kemajuan BUMD

Banggar DPRD Kabupaten Sumenep Bahas KUA-PPAS APBD 2024 Dorong Kemajuan BUMD

SUMENEP, Ringsatu.net – Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, melakukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Penetapan Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Pembahasan KUA PPAS tersebut untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2024 guna meningkatkan kemajuan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat.

UMKM ingin Tumbuh,Sekarkijang Perkuat Jalan Menuju Pasar Digital

Dengan mengundang sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sumenep, di antaranya Perusahaan Terbatas (PT) Sumekar Line, Perusahaan Daerah (PD) Sumekar dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Menurut anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari menerangkan, bahwa selain kemajuan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) salah satu yang menjadi pembahasan dalam KUA-PPAS juga adalah alokasi untuk sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sumenep.

“Secara umum, tujuannya untuk membuat rancangan anggaran yang akan direalisasikan pada 2024 nanti,” terang Juhari, Jumat (4/8/2023).

Pengabdian Belasan Tahun Nakes PPPK Paruh Waktu di Sumenep Didorong ke Jurang Resign

Juhari mengaku, salah satu aspek penting untuk meningkatkan perekonomian daerah adalah majunya BUMD. Tapi saat ini menurutnya, sebagian BUMD di Kabupaten Sumenep itu stagnan.

“Namun sayangnya sebagian BUMD Sumenep masih stagnan,” ungkap anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari.

Memperingati HUT RI ke 81,Delapan, Wilayah Karnaval Serentak Di Gelar

Juhari mengungkapkan, salah satu BUMD Sumenep yang stagnan itu adalah PT. Sumekar Line.

Sebab menurutnya, perusahaan yang bergerak di bidang transportasi laut itu hingga saat ini belum menyetorkan dividen karena masih mengalami kerugian.

“Termasuk juga PD. Sumekar yang sampai saat ini juga masih stagnan,” terang Juhari.

Kendati demikian juhari membeberkan bahwa ada beberapa BUMD Sumenep yang kini mengalami perkembangan, seperti BPRS Bhakti Sumekar dan Perumda Air Minum Sumekar.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep itu menegaskan, bakal terus mendorong memajukan semua perusahaan daerah milik Pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Kami ingin semua badan usaha memperoleh untung, sehingga dapat meningkatkan perekonomian Sumenep,” pungkasnya. (Red)