PASANG IKLANMU DISINI
Infrastruktur Pemerintahan
Beranda » Bupati Lumajang Indah Amperawati,Mengusulkan Empat Jalur Evakuasi Ke Pusat Untuk Keselamatan Warga Jadi prioritas 

Bupati Lumajang Indah Amperawati,Mengusulkan Empat Jalur Evakuasi Ke Pusat Untuk Keselamatan Warga Jadi prioritas 

FOTO: Bupati Lumajang (Tengah), Bupati Trenggalek (Kanan) dalam Forum Diskusi Kunjungan Kerja Badan Anggaran DPR RI
FOTO: Bupati Lumajang (Tengah), Bupati Trenggalek (Kanan) dalam Forum Diskusi Kunjungan Kerja Badan Anggaran DPR RI

LUMAJANG, RINGSATU.Net – Keselamatan masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana Gunung Semeru menjadi salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Lumajang.

Untuk memperkuat kesiapsiagaan sekaligus memperlancar mobilitas warga, Pemerintah Kabupaten Lumajang mengusulkan pembangunan dan peningkatan empat ruas jalan strategis kepada pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun 2026.

Pesan Sekda: Administrasi Yang Baik Menjadi Fondasi Pelayanan publik Berkualitas

Usulan tersebut disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam Forum Diskusi Kunjungan Kerja Badan Anggaran DPR RI ke Provinsi Jawa Timur yang berlangsung di Ruang Binaloka Adhikara, Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Kamis (16/7/2026).

Bupati yang akrab disapa Bunda Indah menjelaskan bahwa karakteristik geografis Lumajang sebagai daerah yang berada di kawasan Gunung Semeru membuat pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada konektivitas, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya mitigasi bencana.

Menurutnya, aktivitas Gunung Semeru yang kerap memicu awan panas guguran maupun aliran lahar menyebabkan sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan secara berkelanjutan.

Bukan Sekedar Camat, Subiyakto Tinggalkan Kesan Mendalam Bagi Warga Raas

“Kami saat ini mengusulkan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah sebanyak empat ruas jalan.

Sebagian besar berada di kawasan pertanian, namun yang paling penting, ruas-ruas tersebut juga berfungsi sebagai jalur evakuasi masyarakat ketika terjadi bencana,” ujarnya.

Bupati Lumajang Resmi Buka TMMD ke-129 TA 2026, Percepat Pembangunan Di Desa Ledok Tempuro

Bunda Indah menjelaskan, keberadaan jalur evakuasi yang memadai menjadi kebutuhan mendesak karena masyarakat di kawasan terdampak harus memiliki akses yang aman dan cepat ketika terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.

Selain mendukung keselamatan warga, jalan tersebut juga menjadi urat nadi distribusi hasil pertanian yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur di daerah rawan bencana memerlukan dukungan pemerintah pusat mengingat tantangan yang dihadapi.

Kabupaten Lumajang tidak hanya berkaitan dengan pembangunan jalan, tetapi juga pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana secara berulang.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berupaya menjaga keseimbangan antara pembangunan, pelayanan publik, dan penguatan mitigasi bencana di tengah berbagai tantangan fiskal yang dihadapi daerah.

Melalui usulan empat ruas jalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap dukungan pemerintah pusat dapat memperkuat konektivitas wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus meningkatkan keselamatan warga yang tinggal di kawasan rawan bencana Gunung Semeru.

Infrastruktur yang tangguh diharapkan menjadi bagian penting dari upaya membangun Lumajang yang lebih aman, produktif, dan berketahanan terhadap bencana.

Penulis: Supriyono

Editor: Matirda

Komentar

Tinggalkan Balasan