PAMEKASAN, RINGSATU.Net – Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman secara resmi meluncurkan Koperasi Merah Putih di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (21/7/2025).
Program yang merupakan inisiatif Presiden RI, Prabowo Subianto tersebut direncanakan hadir di 189 desa dan kelurahan di Kabupaten Pamekasan.
Dalam kesempatan itu, turut hadir Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto, Sekretaris Daerah Masrukin, pimpinan DPRD, kepala OPD, camat, kepala desa, serta para pegiat koperasi.
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Pamekasan, Muttaqin menjelaskan, pembentukan koperasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi desa dan kelurahan.
“Pembukaan Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden nomor 9 tahun 2025,” ujarnya.
Ia menambahkan, percepatan pembentukan koperasi juga didukung dengan pembentukan satuan tugas (satgas) melalui keputusan bupati guna menyelaraskan kebijakan serta mengatasi berbagai kendala secara terkoordinasi.
“Tugas pemerintah daerah selanjutnya mengawal dan memberikan pendampingan dalam pemberdayaan usaha Koperasi Merah Putih,” tandasnya.
Sementara itu, Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman menyampaikan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam mendukung program pembangunan nasional, termasuk mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Menurutnya, koperasi desa Merah Putih dibentuk dari masyarakat dan dikelola oleh masyarakat sendiri, sehingga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi yang inklusif.
“Proses pembentukan koperasi desa Merah Putih bukan dari atas, tetapi dimulai dari bawah. Rakyat sendiri yang membentuk dan mengelola,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, koperasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai simpan pinjam, tetapi juga menyediakan berbagai layanan, termasuk akses barang subsidi seperti gas elpiji, beras, minyak goreng, hingga layanan klinik desa.
Dengan adanya koperasi ini, masyarakat diharapkan lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.
“Oleh karena itu, jangan takut untuk berkoperasi, karena koperasi itu bukan barang kuno, tetapi tempat belajar, tumbuh bersama, dan berinovasi,” tandasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota koperasi yang telah berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus, pengelola, pengawas, dan segenap anggota koperasi. Sebab, dengan ketekunan Bapak/Ibu telah ikut mengantarkan ekonomi Indonesia untuk tumbuh semakin berkualitas,” pungkasnya.












