PASANG IKLANMU DISINI
Ekonomi
Beranda » Garam Keluarga Santri Meriahkan Semarak Muharram dan Penguatan Ekonomi Syariah Menuju Bondowoso Berkah

Garam Keluarga Santri Meriahkan Semarak Muharram dan Penguatan Ekonomi Syariah Menuju Bondowoso Berkah

FOTO : Partisipasi Garam Keluarga Santri yang digagas oleh Pondok Pesantren Raudhatul Falah Kecamatan Cermee dan berada di bawah naungan HEBITREN (Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren) Bondowoso 
FOTO : Partisipasi Garam Keluarga Santri yang digagas oleh Pondok Pesantren Raudhatul Falah Kecamatan Cermee dan berada di bawah naungan HEBITREN (Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren) Bondowoso 

RINGSATU.Net, BONDOWOSO – Produk unggulan pesantren Garam Keluarga Santri turut hadir dan memeriahkan kegiatan “Semarak Muharram dan Penguatan Ekonomi Syariah Menuju Bondowoso Berkah” yang berlangsung di Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan pesantren sekaligus memperkuat peran ekonomi syariah dalam pembangunan daerah.(19-25/06/26)

Mengusung tagline “Produk Unggulan Santri, Andalan Wali Santri”, Garam Keluarga Santri tampil sebagai salah satu produk hasil pemberdayaan ekonomi pesantren yang melibatkan para santri dan wali santri dalam proses produksi hingga pemasaran. Kehadiran produk ini menjadi bukti bahwa pesantren mampu melahirkan usaha produktif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Partisipasi Garam Keluarga Santri berada di bawah naungan HEBITREN (Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren) Bondowoso yang digagas oleh Pondok Pesantren Raudhatul Falah Kecamatan Cermee, di bawah pengasuhan Lora Moh. Auliya’ur Rasyid. Melalui HEBITREN, berbagai potensi ekonomi pesantren terus dikembangkan agar mampu menjadi kekuatan baru dalam membangun kemandirian ekonomi umat.

Tumpukan Material Proyek Bahu Jalan Provinsi: Mengganggu Pengguna Jalan Juga Diselimuti Ketidakjelasan Anggaran

Dalam kesempatan tersebut, Lora Moh. Auliya’ur Rasyid menyampaikan bahwa pengembangan produk pesantren merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperkuat ekonomi keumatan sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

“Kami berharap produk Garam Keluarga Santri dapat dikenal dan dinikmati oleh seluruh masyarakat Bondowoso. Produk ini merupakan hasil kerja dan kolaborasi para santri serta wali santri yang ingin menghadirkan produk berkualitas sekaligus memberikan nilai manfaat ekonomi bagi pesantren dan masyarakat. Semoga langkah kecil ini menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi umat yang berkelanjutan,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso memberikan apresiasi atas gagasan dan inovasi yang dilakukan oleh Lora Moh. Auliya’ur Rasyid dalam membangun ekonomi pesantren melalui HEBITREN Bondowoso. Menurutnya, langkah tersebut merupakan contoh nyata bagaimana pesantren mampu bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat tanpa meninggalkan fungsi utamanya sebagai lembaga pendidikan dan dakwah.

Sinergi Polri dan Petani: Langkah Nyata Polsek Gucialit Dorong Ketahanan Pangan

“Kami sangat mengapresiasi gagasan yang dibangun oleh Lora Moh. Auliya’ur Rasyid bersama HEBITREN Bondowoso. Ini merupakan langkah positif dalam membangun ekonomi keumatan. Produk-produk yang dihasilkan para santri dan wali santri tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga mampu membuka peluang usaha, menciptakan lapangan penghasilan, dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pesantren, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar semakin banyak produk unggulan pesantren yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Ketika pesantren bergerak dalam sektor ekonomi, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh lingkungan pesantren, tetapi juga oleh masyarakat secara keseluruhan. Inilah bentuk nyata penguatan ekonomi syariah dan ekonomi keumatan yang sejalan dengan visi mewujudkan Bondowoso Berkah,” tambahnya.

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Lumajang Salurkan Bansos untuk Paguyuban Ojol

Melalui kegiatan Semarak Muharram dan Penguatan Ekonomi Syariah Menuju Bondowoso Berkah yang berlangsung pada tanggal 19–25 Muharram, HEBITREN Bondowoso berharap produk-produk unggulan pesantren semakin dikenal masyarakat serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi berbasis syariah. Kehadiran Garam Keluarga Santri tidak hanya menawarkan produk berkualitas, tetapi juga membawa semangat kemandirian, pemberdayaan, dan keberkahan bagi umat.

Garam Keluarga Santri

“Produk Unggulan Santri, Andalan Wali Santri”

‎Jalan Argopuro Depan Gardu PLN Rusak Lama, Warga Minta Segera Ditangani

Bersama HEBITREN Bondowoso Membangun Ekonomi Umat Menuju Bondowoso Berkah.

Penulis : Saldi Ananda K.

Editor : Masbae

Polsek Jatiroto Pantau Pertumbuhan Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Komentar

Tinggalkan Balasan