Berita

Komisi C DPRD Lumajang Sidak PT Kalijeruk Temukan Sejumlah Indikasi

10
×

Komisi C DPRD Lumajang Sidak PT Kalijeruk Temukan Sejumlah Indikasi

Sebarkan artikel ini
FOTO: Sejumlah Anggota Komisi C DPRD Lumajang Tengah Sidak PT. Kalijeruk
FOTO: Sejumlah Anggota Komisi C DPRD Lumajang Tengah Sidak PT. Kalijeruk

LUMAJANG, RINGSATU.Net – Komisi C Kabupaten Lumajang sidak langsung kelokasi PT Perkebunan Kalijeruk Desa Kalipenggung Kecamatan Randuagong Kabupaten Lumajang, pasca mendengar keluhan warga setempat dalam ranah audiensi sebelumnya.

Lokasi perkebunan tampak gundul Akih pungsi jadi kebun Tebu, ketua komisi C DPRD Lumajang H Zaenal mencatat sejumlah kejanggalan menurutnya ada teknik reboisasi yang di duga di langgar.

“Hasil kami turun kelapangan kami mencatat sejumlah indikasi,di antaranya alasan reboisasi yang di jadikan alasan oleh internal oleh PT Kalijeruk itu kami duga keliru, mereka menebang terlebih dahulu, akan tetapi tanamanya gak ada,ungkap H Zaenal, Rabu 21/5/2025.

Berikut Zaenal menyebutkan, tanaman komoditi telah hilang di kawasan perkebunan tersebut mengenai temuannya, Zaenal mengucapkan jika izin HGU perkebunan PT Kalijeruk layak di evaluasi, Pemerintah Kabupaten Provinsi dan pusat berikut kementerian terkait hal ini harus mengetahui situasi yang sebenarnya di lapangan, untuk sedianya mengambil sikap, imbuh Zaenal.

Informasi yang dihimpun oleh media ini, debit sumber mata air di rasa warga sudah berkurang disinyalir dampak dari penebangan lahan yang di lakukan belakangan ini.

Mengkaji peraturan pemerintah nomor 18 tahun 2021 pasal 27 huruf D menurut Zainal, PT Kalijeruk diduga melanggar pada ranah kewajiban menjaga kesuburan kelestarian lingkungan hidup.

“Kemudian pada pasal 27 hurup F dan G, ini perlu digaris bawahi, sejatinya kegiatan yang berlangsung menjadi wajib untuk menjaga dan mempertahankan kawasan konservasi bernilai tinggi.

Mendasari kawasan perkebunan telah berganti jadi kawasan perkebunan tebu, dikhawatirkan floranya hilang begitu juga faunanya bakal mati.

Pada audiensi di hari sebelumnya, warga menyampaikan keluhan, rasa kuatir akan terjadi longsor dampak perkebunan kini ditebang masal, berikut ancaman kekeringan kini mulai mendera.

Warga mendesak wakil rakyat untuk menindaklanjuti keluan agar aktivitas internal perkebunan PT Kalijeruk tak lagi picu keresahan warga.