PASANG IKLANMU DISINI
Berita
Beranda » PAC Fatayat NU Lumajang Gelar Workshop Pelatihan Dasar Rawat Jenazah

PAC Fatayat NU Lumajang Gelar Workshop Pelatihan Dasar Rawat Jenazah

Foto: Ketua PAC Fatayat NU Candipuro Ning Mamlu'atul Maghfiroh memperagakan cara yang benar merawat jenazah
Foto: Ketua PAC Fatayat NU Candipuro Ning Mamlu'atul Maghfiroh memperagakan cara yang benar merawat jenazah

LUMAJANG, RINGSATU.Net – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) menggelar kegiatan Workshop pelatihan dasar merawat jenazah yang bertempat di Kantor Urusan Agama KUA Candipuro, Kabupaten Lumajang, Rabu (23/7/2025).

Acara ini di Hadiri Ketua PAC Fatayat NU Candipuro Ning Mamlu’atul Maghfiroh, S Ag,M.PD beserta Ketua 11 Ranting Se Kecamatan Candipuro. Hadir pula secara langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, H. Achmad Faisol Syaifullah , S.Ag., M.H Didampingi oleh Ketua Bagian Tata usaha Dr. Abd. Rofik serta Kepala KUA Candipuro Choirul Anam.

Penguatan Ekosistem Komunikasi Publik Lumajang Diakui, Jadi Rujukan Jawa Timur Hingga Daerah Lain

Ketua PAC Fatayat NU Candipuro, Ning Mamlu’atul Maghfiroh akrab di panggil Ning Lu’a menyampaikan, bahwa tujuan digelarnya workshop ini adalah untuk menambah ilmu wawasan serta pemahaman terkait pemulasaraan jenazah sesuai syari’at islam di setiap Ranting seluruh kecamatan Candipuro.

“Selain untuk penguatan kapasitas , kegiatan ini juga menjadi langkah strategis regenerasi kader yang mampu melayani Ummat dengan keilmuan yang tepat,” ujar Ning Lu’a.

Perkenalkan Diri Lewat Safari Jumat, Kapolres Lumajang Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Ia (Ning Lu’a) menambahkan, kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara KUA dan Organisasi Perempuan Berdaya dan Berkarya Fatayat NU, dalam mendukung pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap pelatihan ini dapat berkelanjutan dan di siarkan kepada masyarakat Luas,” tukasnya.

Motor Angkut Jerigen BBM Terbakar Hebat Usai Tabrakan, Polisi Lakukan Olah TKP

Di tempat yang sama, Kepala Kemenag Candipuro, Choirul Anam menekankan pentingnya Peran KUA sebagai garda terdepan dalam pelayanan keagamaan.

“KUA bukan sekedar tempat Pernikahan atau Regalisir , namun bagian dari pembangunan peradaban Ummat,” katanya

Ditambahkan, KUA harus dapat menjaga integritas, profesional, serta menunjukkan performe kerja yang adaptif dan kolaboratif memberikan pelayanan terhadap masyarakat.