SUMENEP, RINGSATU.Net – Pemadaman listrik yang terjadi dua malam berturut-turut di wilayah Jalan Raya Gapura, Desa Pamolokan, Kabupaten Sumenep, memicu kekecewaan warga terhadap pelayanan PLN setempat.
Gangguan listrik yang terjadi sejak 21 hingga 22 April 2026 itu disebut berlangsung tanpa pemberitahuan sebelumnya, sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat yang merasa dirugikan.
Warga menilai pemadaman yang kerap terjadi secara mendadak dan berulang bukan hanya mengganggu aktivitas malam hari, tetapi juga berisiko merusak sejumlah perangkat elektronik rumah tangga akibat aliran listrik yang padam secara tiba-tiba.
“Kami memahami jika ada gangguan teknis, tetapi masyarakat seharusnya tidak dibiarkan tanpa informasi. Yang membuat kecewa justru minimnya penjelasan dari pihak PLN,” ujar salah seorang warga, Rabu malam (22/4/2026).
Menurut warga, pemadaman yang terus berulang pada malam hari dinilai sangat mengganggu karena terjadi saat masyarakat membutuhkan penerangan untuk belajar, bekerja, hingga menjalankan usaha kecil.
Yang lebih disorot, pemadaman disebut hanya terjadi di kawasan tertentu, sementara wilayah lain tetap menikmati aliran listrik normal.
Kondisi itu memunculkan pertanyaan terkait pemerataan pelayanan kelistrikan di wilayah tersebut.
“Kalau memang ada perbaikan atau gangguan jaringan, seharusnya ada pemberitahuan resmi. Jangan sampai pelanggan hanya diminta membayar tepat waktu, tetapi hak untuk mendapatkan pelayanan justru diabaikan,” katanya.
Sebagai perusahaan milik negara yang bergerak di sektor pelayanan publik, PLN dinilai tidak cukup hanya memastikan pasokan listrik tersedia, tetapi juga wajib menjaga komunikasi terbuka dengan pelanggan saat terjadi gangguan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN Sumenep terkait penyebab pemadaman berulang yang terjadi selama dua malam berturut-turut tersebut.
Warga berharap PLN segera memberikan penjelasan sekaligus evaluasi agar kejadian serupa tidak terus berulang dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kelistrikan tetap terjaga.












