PASANG IKLANMU DISINI
POLRI
Beranda » Polsek Pasirian Gelar Poros Pagi, Bantu Siswa Sekolah dan Urai Kemacetan

Polsek Pasirian Gelar Poros Pagi, Bantu Siswa Sekolah dan Urai Kemacetan

Foto: Anggota Polsek Pasirian Gelar Poros Pagi tengah bantu siswa sekolah melintas di jalan raya
Foto: Anggota Polsek Pasirian Gelar Poros Pagi tengah bantu siswa sekolah melintas di jalan raya

LUMAJANG, RINGSATU.Net – Anggota Polsek Pasirian melaksanakan poros pagi di depan SDN 1 Pasirian, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Selasa (5/8/2025).

Kegiatan rutin ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas, khususnya bagi para siswa yang hendak berangkat ke sekolah.

Penguatan Ekosistem Komunikasi Publik Lumajang Diakui, Jadi Rujukan Jawa Timur Hingga Daerah Lain

Kapolsek Pasirian, Iptu Loni Roi Madona, menjelaskan bahwa poros pagi merupakan wujud kehadiran polisi di tengah masyarakat.

“Tujuan utama kami adalah memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, terutama anak-anak sekolah. Dengan membantu menyeberangkan mereka, kami berharap para siswa bisa sampai di sekolah dengan selamat,” ujar Iptu Loni.

Selain membantu siswa, lanjutnya, anggota Polsek Pasirian juga melakukan pengaturan arus lalu lintas.

Perkenalkan Diri Lewat Safari Jumat, Kapolres Lumajang Ajak Warga Jaga Kamtibmas

“Jalan di depan sekolah pada jam-jam tertentu seringkali padat. Oleh karena itu, kami melakukan pengaturan untuk mengantisipasi kemacetan dan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para orang tua dan guru. Salah satu guru SDN 1 Pasirian, Ibu Siti, mengungkapkan rasa terima kasihnya.

Motor Angkut Jerigen BBM Terbakar Hebat Usai Tabrakan, Polisi Lakukan Olah TKP

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran polisi setiap pagi. Anak-anak jadi lebih aman saat menyeberang jalan, dan lalu lintas juga jadi lebih teratur,” kata Ibu Siti.

Dengan adanya kegiatan poros pagi ini, Polsek Pasirian berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayahnya.