PASANG IKLANMU DISINI
Pemerintahan
Beranda » Redistribusi Tanah di Sumenep Menunggu Raperda Reforma Agraria

Redistribusi Tanah di Sumenep Menunggu Raperda Reforma Agraria

SUMENEP, Ringsatu.net – Kepala BPN (Badan Pertanahan Nasional) Sumenep melalui Kepala Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa, Ghufron Munif mengaku pihaknya belum pernah melaksanakan kegiatan redistribusi tanah obyek reforma agraria (TORA) kepada masyarakat.

“Semenjak saya bertugas disini (BPN Sumenep) atau sebelumnya, kami tidak pernah melaksanakan kegiatan redistribusi tanah (tanah obyek reforma agraria)”, ujar Ghufron Munif di Sumenep (11/8/2023).

UMKM ingin Tumbuh,Sekarkijang Perkuat Jalan Menuju Pasar Digital

Ghufron menjelaskan disamping redistribusi tanah, reforma agraria juga berkaitan dengan kegiatan legalisasi aset dan perhutanan sosial.

Ghufron mengaku pihak BPN telah melaksanakan kegiatan legalisasi aset sejak tahun 2017.

“Sejak (tahun) 2017 hingga 2023, kami telah melaksanakan kegiatan legalisasi aset (tanah) masyarakat dengan memberikan kemudahan berupa pembebasan biaya BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan)”, kata Ghufron.

Pengabdian Belasan Tahun Nakes PPPK Paruh Waktu di Sumenep Didorong ke Jurang Resign

Sedangkan untuk perhutanan sosial, lanjut Ghufron, memang banyak kawasan hutan di wilayah Kabupaten Sumenep, namun hingga saat ini belum ada pemberitahuan atau kerjasama dari perhutani.

Memperingati HUT RI ke 81,Delapan, Wilayah Karnaval Serentak Di Gelar

“Memang ada (banyak) kawasan-kawasan perhutanan di Sumenep ini, namun belum ada semacam pemberitahuan atau kerjasama dari Perhutani untuk melaksanakan perhutanan sosial dengan cara dibagi kepada masyarakat, baik dalam bentuk TORA maupun sewa atau lainnya”, ujar Ghufron.

Pihak BPN Sumenep, menurut Ghufron mendukung Raperda Reforma Agraria dan menunggu hasil dari pembahasannya.

“Kami mendukung dan menunggu hasil (pembahasannya). Agar hasilnya baik memang harus saling mendukung antara kami (BPN), Pemkab Sumenep, DPRD dan masyarakat”, kata Ghufron. (Red)