PASANG IKLANMU DISINI
Pemerintahan
Beranda » Bupati Fauzi Harapkan Promosi Wisata Sumenep Buka Peluang Ekonomi bagi Masyarakat

Bupati Fauzi Harapkan Promosi Wisata Sumenep Buka Peluang Ekonomi bagi Masyarakat

FOTO : Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi Wabup KH.Imam Hasyim saat Prosesi Arya Wiraraja dan Festival Tong-tong dalam kegiatan Kharisma Event Nusantara.
FOTO : Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi Wabup KH.Imam Hasyim saat Prosesi Arya Wiraraja dan Festival Tong-tong dalam kegiatan Kharisma Event Nusantara.

SUMENEP, RINGSATU.Net – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, berharap pengembangan sektor pariwisata daerah mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Promosi kekayaan budaya dan tradisi lokal dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk menarik kunjungan wisatawan sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku ekonomi lokal.

Menurut Fauzi, potensi budaya yang dimiliki Kabupaten Sumenep tidak hanya perlu dilestarikan, tetapi juga dikembangkan sebagai daya tarik wisata yang mampu memperkuat perekonomian daerah. Karena itu, promosi pariwisata perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak.

Kemiskinan Sumenep Turun 7.940 Jiwa, Pemerataan Program Jadi Tantangan

Harapan tersebut disampaikan saat menghadiri prosesi Arya Wiraraja dan Festival Tong-tong dalam rangkaian Kharisma Event Nusantara (KEN) di halaman Masjid Jamik Sumenep, Sabtu malam (17/10/2026).

Fauzi menilai, dukungan pemerintah pusat dan daerah memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan promosi budaya Sumenep. Melalui kolaborasi tersebut, kekayaan tradisi lokal diharapkan semakin dikenal masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi bagian penting dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Pemkab Sumenep Koordinasikan Pemulangan Sembilan Nelayan Raas yang Ditangkap Australia

Ia juga melihat partisipasi peserta dari luar daerah, termasuk Provinsi Bali, sebagai peluang untuk memperluas jejaring promosi pariwisata. Pertemuan antardaerah melalui kegiatan budaya dapat membuka ruang pertukaran pengalaman sekaligus memperkenalkan potensi wisata masing-masing daerah.

Menurut Fauzi, semakin luas pengenalan terhadap budaya dan destinasi wisata Sumenep, semakin besar pula peluang daerah untuk menarik minat wisatawan. Kondisi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk pelaku usaha lokal yang bergerak di sektor pendukung pariwisata.

Seleksi Komisaris Utama PT Sumekar Dibuka, Pemkab Sumenep Siapkan Formasi untuk Pejabat Pemerintah

Karena itu, ia berharap penyelenggaraan kegiatan budaya tidak berhenti pada pertunjukan seni semata. Promosi yang berkelanjutan perlu diarahkan agar mampu memperkenalkan destinasi wisata, tradisi, dan karakter masyarakat Sumenep kepada khalayak yang lebih luas.

Fauzi juga berharap Kabupaten Sumenep kembali memperoleh kesempatan untuk berpartisipasi dalam Kharisma Event Nusantara pada tahun-tahun mendatang. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan promosi budaya sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata daerah.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan prosesi Arya Wiraraja dan Festival Tong-tong.

Bupati berharap, pengembangan pariwisata berbasis budaya dapat berjalan seiring dengan pelestarian tradisi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan pengelolaan dan promosi yang berkelanjutan, potensi wisata Sumenep diharapkan semakin berkembang serta memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah.

“Dengan demikian, penyelenggaraan KEN tidak hanya menjadi panggung pelestarian budaya, tetapi juga dapat diarahkan sebagai bagian dari upaya pengembangan pariwisata yang memberi manfaat nyata bagi Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Penulis : Matirda

Editor : Saldi Ananda K.

Komentar

Tinggalkan Balasan