SUMENEP, RINGSATU.Net – Keterlibatan generasi muda menjadi salah satu modal penting dalam mendorong kemajuan pertanian daerah. Semangat tersebut ditunjukkan tiga pemuda petani asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui partisipasi mereka dalam JAMBORE Sobat Bayer 2026 di Malang.
Ketiganya adalah Rizki Ryan Firmansyah dari Desa Bukabu, Kecamatan Ambunten; Dani dari Desa Pakandangan Tengah, Kecamatan Bluto; dan Wahyu dari Desa Bullaan, Kecamatan Batuputih. Mereka bergabung dengan sekitar 800 petani dari berbagai daerah di Indonesia dalam kegiatan berskala nasional tersebut.
Jambore ini menjadi kesempatan bagi ketiga pemuda untuk memperluas wawasan, bertukar pengalaman, serta membangun jejaring dengan sesama pelaku pertanian dari berbagai wilayah.
Bagi pemuda asal Sumenep, pengalaman tersebut diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi bekal untuk melihat peluang pengembangan pertanian di daerahnya sendiri.
Keterlibatan mereka turut didukung Aly, Tim Bayer dari Sumenep, yang merangkul pemuda setempat agar berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Upaya ini membuka ruang bagi generasi muda untuk mengenal lebih jauh perkembangan sektor pertanian sekaligus memperluas koneksi di tingkat nasional.
Rizki Ryan Firmansyah berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti JAMBORE Sobat Bayer 2026 dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pertanian di Kabupaten Sumenep.
Ia ingin ikut mendorong pertanian daerah agar semakin maju, modern, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Menurutnya, keterlibatan anak muda diperlukan untuk menghadirkan semangat baru dan mendorong lahirnya berbagai inovasi.
Rizki juga berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik menekuni sektor pertanian. Dengan kemauan untuk belajar dan berkolaborasi, pemuda dinilai memiliki peluang untuk ikut berkontribusi dalam membangun pertanian yang lebih baik.
Partisipasi Rizki bersama Dani dan Wahyu menjadi salah satu bentuk keterlibatan pemuda Sumenep dalam forum pertanian nasional. Pengalaman dan jejaring yang mereka peroleh diharapkan dapat menjadi bekal untuk mendukung perkembangan sektor pertanian di Kabupaten Sumenep pada masa mendatang.(Red)


Komentar