PASANG IKLANMU DISINI
Berita
Beranda » SPBU 55.673.18 JLT Lumajang Jadi Area Tengkulak,Pengawas Berdalih Picu Keluh Masyarakat

SPBU 55.673.18 JLT Lumajang Jadi Area Tengkulak,Pengawas Berdalih Picu Keluh Masyarakat

Foto: SPBU 55.673.18 Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Lumajang
Foto: SPBU 55.673.18 Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Lumajang

LUMAJANG, RINGSATU.Net – Aktivitas tengkulak BBM bersubsidi di SPBU 55.673.18 Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Lumajang, menjadi sorotan.

Meski siang hari, motor ber-tangki modifikasi melakukan pembelian berulang, terdapat lubang pembuangan, sebagai sarana memindah BBM dari tangki motor ke jerigen berkapasitas rata-rata 35 liter.

Guru Tamu sebagai Model Pembelajaran Kolaborasi dalam Implementasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam di Kurikulum Merdeka

Pantauan media ini, pemotor (tengkulak -red), datang meletakkan beberapa jerigen di tempat tak jauh dari lokasi SPBU.

Sebut saja Jono (nama samaran), seorang tengkulak asal Lumajang mengaku, kala itu membeli BBM jenis pertalite. “Beli seratus ribu pak,” ucapnya, dalam sekali beli, Jum’at (1/8/2025).

Situasi ini berujung keluh masyarakat. Pasca belakang ini, BBM di Kabupaten Lumajang sempat mengalami kekurangan stok. “Ya sekarang memang di SPBU nggak antri lagi pak. Tengkulak ya gitu itu, seperti memanfaatkan situasi, kemarin beli eceran masih ada yang Rp. 15 ribu/liter,” ucap warga seputaran SPBU.

Bupati Lumajang Indah Amperawati,Mengusulkan Empat Jalur Evakuasi Ke Pusat Untuk Keselamatan Warga Jadi prioritas 

Warga meminta agar ada penertiban. Lantaran, tengkulak tersebut, berlalu-lalang diwaktu siang hari. Lokasi SPBU yang berada di tepi Jalan Lintas Timur (JLT), jauh dari jalan raya nampak nampak dimanfaatkan.

Terpisah, pengawasan SPBU 55.673.18 JLTL Dicky S, menampik tanya media.

Pesan Sekda: Administrasi Yang Baik Menjadi Fondasi Pelayanan publik Berkualitas

“Saya nggak tahu pak, karena dari SPBU tidak mengijinkan. Kecuali orang-orang ngisi, yang tangki motornya besar, kita ngasihnya seratus. Diijinkan ya sehari sekali pak,” ucapnya.

Disisi lain, Dicky tak menutupi kedatangan tengkulak ke SPBU 55.673.18 JLT Lumajang, membeli BBM berulang – kali, akan tetapi kata dia memutar.

“Datang awalnya ke shift A, lalu datang lagi ke shift B. Nah, itu kita ndak tau pak,” dalihnya, sembari mengaku tak melihat adanya CCTV.

Respon jika peristiwa ini dilaporkan ke pihak berkewenangan, Dicky bakal berkoordinasi dengan pemilik SPBU. “Ke operator kita tekankan sekali. Selanjutnya silahkan cari di tempat lain. Sekalipun ada sanksi, nanti ke operator,” pungkasnya.