PASANG IKLANMU DISINI
Berita
Beranda » Kerja Nyata Bupati Sumenep, Kembali Raih WTP LKPD dari BPK RI TA 2024

Kerja Nyata Bupati Sumenep, Kembali Raih WTP LKPD dari BPK RI TA 2024

FOTO: Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi para pejabat Pemkab Sumenep saat menerima penghargaan WTP atas LKPD Tahun Anggaran 2024
FOTO: Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi para pejabat Pemkab Sumenep saat menerima penghargaan WTP atas LKPD Tahun Anggaran 2024

SUMENEP, RINGSATU.Net – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi Wongsojudo menunjukkan kerja nyata sehingga menuai apresiasi di kalangan nasional.

Kembali Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

MADAS Sedarah Dorong Pengusutan Tuntas Dugaan TPPU, Tegaskan Semua Sama di Hadapan Hukum

Capaian itu menjadi yang kedelapan kalinya secara berturut-turut, menegaskan komitmen Sumenep terhadap pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.

Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan BPK kepada Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dalam acara yang digelar di Sidoarjo, Rabu (17/4/2025).

Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi itu menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas capaian luar biasa tersebut.

Meski Tak Ada Laporan, Polres Pamekasan Berhasil Temukan Motor Hilang Milik Warga

Ia mengapresiasi seluruh jajaran Pemkab Sumenep serta masyarakat yang terus mendukung semangat tata kelola pemerintahan yang baik.

“Alhamdulillah, capaian WTP delapan kali berturut-turut ini bukan sekadar angka. Ini adalah simbol dari kerja keras, integritas, dan komitmen kolektif semua pihak di Pemkab Sumenep,” ujar Bupati Cak Fauzi.

BAZNAS Kabupaten Lumajang Santuni 420 Anak Yatim Piatu dalam Rangka Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah

Capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga menjadikan Sumenep sebagai barometer baru tata kelola keuangan daerah yang patut diteladani secara nasional.

Di mata Cak Fauzi, penghargaan itu merupakan bukti bahwa wilayah yang dahulu dipandang sebagai daerah pinggiran kini mampu menunjukkan kualitas tata kelola yang unggul.

“Kami ingin membuktikan bahwa daerah yang jauh dari pusat juga bisa tampil di panggung nasional. Dengan kerja cerdas dan integritas, Sumenep bisa jadi panutan,” tegasnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Sumenep memang tengah mengalami transformasi besar di berbagai sektor, mulai dari digitalisasi layanan publik, modernisasi tata kelola keuangan, hingga penguatan sektor pariwisata dan pelestarian budaya.

Menurut Cak Fauzi, capaian tersebut akan menjadi fondasi kepercayaan publik yang terus dibangun untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Sumenep Hebat bukan hanya slogan. Ini gerakan bersama. Ini energi perubahan,” pungkasnya.